Kebon Pala Tergenang Banjir Berhari-hari, Anies Baswedan Bilang Begini
AFP
Nasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas angkat bicara soal banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur yang terjadi selama berhari-hari ini. Anies menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.

WowKeren - Warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, harus menghadapi genangan air banjir beberapa hari terakhir. Meski demikian, air sudah mulai surut sejak Senin (1/11) dan warga kembali beraktivitas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas angkat bicara soal banjir di Kebon Pala yang terjadi selama berhari-hari ini. Anies menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Tentu kita akan evaluasi terus, apa yang membuat sebuah target tercapai dan apa yang membuat sebuah target tidak tercapai dalam rangka perbaikan terus-menerus," tutur Anies di Balai Kota DKI pada Selasa (2/11).

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa Pemprov DKI sendiri baru menetapkan target banjir surut 6 jam sejak tahun lalu. Namun intensitas air hujan dan kapasitas drainase suatu kawasan akan mempengaruhi waktu surut air.


"Baru mulai satu tahun ini kita menggunkan ukuran di dalam penanganan banjir," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut. "Karena kalau kita tidak memiliki ukuran, memiliki target, maka akan bekerja tanpa ada ukuran capaian."

Menurut Anies, target 6 jam banjir surut dihitung setelah aliran sungai kembali ke titik normal. Namun jika aliran sungai terus berada di atas titik normal, maka banjir otomatis akan terus menggenang.

"Jadi kita menetapkan target untuk setelah hujan berhenti bila hujannya di atas 100 mm/hari maka harus dipompa, dikeringkan diberikan target 6 jam," paparnya. "Kalau di bawah 100 milimeter hujannya, maka tidak terjadi banjir, artinya ada sesuatu yang salah dalam manajemen. Begitu juga dengan aliran sungai, kalau aliran sungai sudah kembali pada titik normal maka 6 jam sesudahnya, kalau aliran sungainya tidak turun-turun maka otomatis banjirnya akan terus terjadi. Inilah pengendalian kita menggunakan target."

Sebelumnya, Plt Kepala BPBD DKI, Sabdo Kurnianto, menjelaskan bahwa air menggenang hingga tiga hari di Kebon Pala karena pemukiman warga berada di titik terendah. Namun banjir tersebut kini sudah kering.

"Itu kan titik terendah di pinggir kali seperti itu, kalau air kalinya masih ada itu kan masih berdampak," jelas Sabdo kepada detikcom pada Senin.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait