Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Andika Perkasa Tak Bahas Harta Kekayaan, Ini Alasan DPR
Twitter/tni_ad
Nasional

Selain tak membahas harta kekayaan sang calon Panglima TNI, Komisi I DPR RI juga tidak mengagendakan berkunjung ke kediaman Andika Perkasa di fit and proper test kali ini.

WowKeren - Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa diketahui digelar pada Sabtu (6/11) besok. Namun ternyata ada satu bahasan yang mungkin akan dilewatkan oleh Komisi I DPR RI dalam agenda tersebut, yakni soal harta kekayaan Andika.

"Saya rasa hampir dipastikan tidak ada lagi pertanyaan mengenai itu (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara / LHKPN) dan pajak dalam uji kekayaan," ujar Anggota Komisi I DPR, Bobby Adityo Rizaldi di Jakarta, Jumat (5/11). Lantas apa alasan DPR tidak menanyakan soal harta kekayaan menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono.

Ternyata DPR berpandangan sudah ada pihak berwenang yang menangani laporan pajak serta kekayaan Andika, yakni Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Proses validasi di Komisi I DPR nanti akan fokus pada memeriksa apakah sudah benar laporan pajak dan LHKPN Andika dilakukan pada masing-masing institusi terkait.

"Namanya validasi itu apakah sudah benar laporan tersebut dibuat dan apakah benar laporannya telah dikeluarkan oleh instansi yang berwenang," katanya. Perihal pertanyaan yang akan diajukan di uji kepatutan dan kelayakan, menurut Bobby, disesuaikan oleh masing-masing fraksi.


Untuk Bobby sendiri akan menanyakan target dan sasaran 100 hari kerja Andika. Selain itu, bagaimana Andika bisa menerjemahkan visi misi Presiden Joko Widodo, terutama dalam bidang pertahanan dan keamanan, dalam masa jabatan yang relatif singkat yakni hanya 1 tahun 1 bulan sampai pensiun pada akhir 2022.

"Bagaimana dalam waktu yang cukup singkat ini mampu menerjemahkan visi-misi Presiden," terang Bobby. "Dan bagaimana melanjutkan program-program tahun 2022 karena anggarannya sudah diputuskan pada masa kepemimpinan Hadi Tjahjanto."

Sedangkan ditemui terpisah, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana berkunjung ke kediaman Andika Perkasa, sebagaimana yang dilakukan di fit and proper test Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tahun 2017 lalu. "Kemarin dalam rapat internal diputuskan tidak ke rumah Pak Jenderal Andika. Sudah beberapa kali fit and proper test enggak pernah," jelas Syaifullah.

Sebelumnya diberitakan harta kekayaan Andika mencapai Rp179.996.172.019 yang dilaporkan pada 20 Juni 2021 di laman elhkpn.kpk.go.id. Andika tercatat memiliki tanah dan bangunan sebanyak 20 unit, namun 19 di antaranya berstatus hibah tanpa akta.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait