Jumlah Pengangguran RI Naik Tembus 9,1 Juta Orang per Agustus 2021, Imbas PPKM?
Pxfuel
Nasional

Persentase pengangguran di Indonesia per Agustus 2021 memang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, namun ada kenaikan bila dibandingkan dengan Februari 2021.

WowKeren - Badan Pusat Statistik menyampaikan persentase pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal III-2021. Bukan hanya itu, BPS juga mengungkap statistik kependudukan termasuk jumlah pengangguran terbuka di Indonesia per Agustus 2021 yang tercatat sebanyak 9,1 juta orang.

Bila dibandingkan dengan periode Agustus 2020, maka terjadi penurunan sebesar 670 ribu orang. "Tingkat pengangguran terbuka Agustus 2021 mencapai 6,49 persen atau 9,1 juta orang atau turun dari Agustus 2020 yang mencapai 7,07 persen," ungkap Kepala BPS Margo Yuwono, Jumat (5/11).

Tingkat pengangguran terbuka sendiri merujuk pada jumlah tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan kurang dimanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Dengan persentase 6,49 persen, maka dari 100 orang angkatan kerja terdapat 6 orang yang menganggur.

Namun meski mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah pengangguran ini malah mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan bulan Februari 2021. Ada kenaikan 0,23 persen dibandingkan Februari 2021, atau dengan kata lain dalam jangka 6 bulan terjadi penambahan jumlah pengangguran.


Spesifik pada kelompok usia kerja, menurut BPS, terjadi peningkatan pengangguran mencapai 2,22 juta orang atau 11,67 persen. "Apabila dibandingkan Februari 2021, penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 mengalami kenaikan sebanyak 2,22 juta orang (11,67 persen)," ujar Margo.

BPS juga mengungkap total jumlah penduduk usia kerja yang terdampak pandemi COVID-19 per Agustus 2021. Tahun ini, angka warga usia kerja terdampak COVID-19 mencapai 21,32 juta penduduk, berkurang jika dibandingkan dengan periode Agustus 2020 yang mencapai 29,12 juta penduduk.

"Angkanya mengalami penurunan sebanyak 7,80 juta orang atau sebesar 26,77 persen," beber Margo. Karena itulah, BPS menyebut jumlah penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 membaik dari waktu ke waktu, baik dilihat dari angka kelompok pengangguran, kelompok bukan angkatan kerja, hingga kelompok sementara tidak bekerja.

Sebelumnya BPS menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kuartal III-2021 adalah sebesar 3,51 persen secara year on year. Meski berarti Indonesia semakin jauh dari resesi, persentase ini tergolong penurunan yang tajam bila dibandingkan dengan kinerja di Kuartal II-2021.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait