Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, PT KAI membagikan 11 ribu voucher tiket kereta gratis bagi para guru, nakes, hingga veteran sebagai tanda apresiasi atas jasa-jasa mereka.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 08 November 2021 - 08:46 WIB
WowKeren - Setiap 10 November, diperingati sebagai Hari Pahlawan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini tampaknya juga dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Menyambut Hari Pahlawan, PT KAI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, tenaga kesehatan (nakes)sebagai pahlawan di masa pandemi COVID-19, hingga veteran. Adapun bentuk apresiasi yang diberikan oleh PT KAI terhadap mereka adalah dengan membagikan 11 ribu voucher tiket kereta Api Jarak Jauh kelas eksekutif dan ekonomi secara gratis di sejumlah area, termasuk Daop 1 Jakarta.
Sementara untuk periode keberangkatan dalam voucher tersebut adalah mulai 8 hingga 20 November 2021 untuk keberangkatan menuju kota besar seperti Bandung, Cirebon, Tegal, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas KAI Daop 1, Eva Chairunisa.
"Program Gratis Naik KA ini dihadirkan untuk menghormati dan menghargai para guru, nakes, dan veteran yang telah berjasa melalui pengabdiannya," ujar Eva dalam keterangan tertulis, Senin (8/11).
Eva menjelaskan khusus Daop 1 Jakarta, pengambilan voucher tiket KA gratis bisa dilakukan di customer service Stasiun Gambir mulai 7 sampai dengan 29 November 2021, sesuai dengan jam operasional layanan pengambilan voucher mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Dalam menjaga agar tidak terjadi kerumunan, maka voucher yang dibagikan setiap harinya diberikan kuota sampai dengan 165 voucher yang terdiri dari KA Eksekutif dan KA ekonomi.
Lebih lanjut, Eva menuturkan bahwa dari Daop 1 Jakarta ada 24 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dengan tujuan bervariasi yang dijadikan pilihan untuk penggunaan voucher tiket KA gratis. Sementara itu, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan dalam pembagian voucher tiket KA gratis tersebut.
Adapun syarat dan ketentuan tersebut di antaranya adalah, guru pendidikan formal untuk anak usia dini hingga menengah atas atau sederajat, baik negeri maupun swasta dengan status PNS atau honorer. Kemudian bagi nakes termasuk di antaranya bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, tenaga administrasi, dan sopir ambulans atau rumah sakit, kecuali dokter.
Selanjutnya adalah anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Voucher tiket kereta gratis sendiri hanya berlaku dari wilayah pengambilan voucher. Saat pengambilan voucher, harus menunjukkan identitas yang membuktikan sebagai guru, nakes dan veteran.
Selama program berlangsung, satu identitas hanya berlaku untu satu voucher perjalanan dan dilayani selama persediaan masih ada. Pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan, kecuali veteran, jumlah voucher yang disediakan terbatas, dan tiket yang sudah dicetak tidak dapat diubah jadwalnya. Biaya tes Rapid ditanggung masing-masing individu senilai Rp45 ribu.
(wk/tiar)