Malaysia Siapkan Agenda Untuk Hadapi Endemi COVID-19 Di Saat Temukan Kasus Varian Delta Plus
AP Photo/Vincent Thian
Dunia

Sebelumnya, Malaysia diketahui melaporkan adanya kasus COVID-19 varian Delta Plus. Meski demikian, PM Malaysia tampaknya juga tengah mempersiapkan agenda menuju endemi COVID-19.

WowKeren - Pandemi COVID-19 hingga saat ini diketahui masih melanda negara-negara di dunia, termasuk Malaysia. Bahkan sebelumnya, Malaysia juga melaporkan ditemukan adanya kasus varian Delta Plus.

Akan tetapi, di saat menemukan kasus varian Delta Plus, Malaysia juga meluncurkan Agenda Nasional Malaysia Sihat (ANMS) pada Kamis (11/11). Agenda ini disebut sebagai persiapan untuk membantu Keluarga Malaysia menghadapi dan mengatasi fase endemik COVID-19.

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Ismail Sabri Yaakob mengatakan bahwa ANMS bertujuan untuk mengembangkan gaya hidup sehat dan mempromosikan kelestarian lingkungan untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan Keluarga Malaysia.

Lebih lanjut, Ismail memaparkan bahwa dalam agenda tersebut adalah paket kesehatan yang telah diteliti, direncanakan, dan selanjutnya diperkenalkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai penggerak utama. Kemudian diikuti langsung oleh Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Daerah dengan melibatkan kementerian dan lembaga lainnya.


"Agenda ANMS untuk jangka waktu 10 tahun, dari tahun 2021 hingga 2030 dan pelaksanaannya dibagi menjadi dua periode," jelas Ismail saat launching ANMS yang ditayangkan melalui program "Selamat Pagi Malaysia" TV1, melansir malaymail. "Yang pertama dari 2021 hingga 2025, dan yang kedua dari 2026 dan akan berakhir pada 2030."

Selanjutnya, Ismail menuturkan bahwa untuk mensukseskan agenda ANMS, pemerintah telah mengadopsi pendekatan Whole of Nation dengan membangun kemitraan strategis dengan semua pihak. "Pemerintah bertanggung jawab untuk merumuskan arah, strategi dan inisiatif ANMS, sementara sektor swasta dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) adalah kekuatan pendorong di balik strategi dan inisiatif yang diperkenalkan,” jelasnya.

Ismail menjelaskan bahwa ANMS melibatkan empat dorongan utama yakni memperkuat promosi gaya hidup sehat, meningkatkan layanan kesehatan, meningkatkan manajemen kesehatan diri dan mempromosikan lingkungan yang bersih, yang mencakup 10 strategi dan 24 inisiatif. Ia lantas berharap melalui ANMS itu bisa membuat Keluarga Malaysia bisa terus menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Merangkul norma-norma baru, mendapatkan vaksinasi dan menjaga kesehatan mereka dengan melakukan skrining atau tetap di karantina jika mereka memiliki gejala atau kontak dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19," pungkas Ismail.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait