Presiden Kulit Putih Terakhir Afrika Selatan Meninggal Diusia 85 Tahun
Dunia

Kabar duka datang dari mantan Presiden Afrika Selatan Frederik Willem de Klerk yang telah meninggal dunia diusia 85 tahun. Ia juga merupakan Presiden kulit putih Afrika Selatan terakhir.

WowKeren - Mantan Presiden Afrika Selatan Frederik Willem de Klerk telah meninggal dunia. Adapun kabar ini disampaikan oleh yayasan miliknya. FW de Klerk diketahui meninggal diusia 85 tahun.

FW de Klerk juga merupakan Presiden kulit putih terakhir Afrika Selatan. "FW de Klerk meninggal dengan tenang di rumahnya di Fresnaye pagi ini setelah perjuangannya melawan kanker mesothelioma," terang Yayasan FW de Klerk dalam sebuah pernyataan, Kamis (11/11).

Sebelum meninggal, FW de Klerk diketahui menyampaikan permintaan maaf terakhir melalui pesan video yang dirilis setelah kepergiannya. Permintaan maaf ini ia buat atas rasa sakit yang diderita oleh kelompok etnis non kulit putih selama era apartheid.

"Saya, tanpa syarat, meminta maaf atas rasa sakit dan luka dan penghinaan, serta kerusakan yang telah dilakukan apartheid terhadap orang kulit hitam, cokelat, dan India di Afrika Selatan," ujar FW de Klerk dalam pesan video tersebut. Melansir Al Jazeera, permintaan maaf ini, disebut sebagai penyesalan beberapa kali atas peristiwa aturan 1948-1991.


Sementara itu, FW de Klerk dan Presiden Afrika Selatan Pertama Nelson Mandela sempat berbagi hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993 silam atas memimpin transisi "keajaiban" dari pemerintahan minoritas kulit putih di negara tersebut. Pada Februari 1990, FW de Klerk menyampaikan pidato di Parlemen negara, dan mengumumkan reformasi besar-besaran yang menandai dimulainya transisi negosiasi dari apartheid ke demokrasi.

Dalam reformasi besar-besaran itu, mencabut larangan Kongres Nasional Afrika (ANC) dan organisasi anti apartheid lainnya. Kemudian, mengizinkan pembebasan tahanan politik, termasuk Mandela.

Dengan pidato transisi negosiasi dari apartheid ke demokrasi yang dilakukan oleh FW de Klerk itu secara resmi menandai berakhirnya kebijakan segregasi. Sehingga memulai negosiasi yang mengarah pada demokrasi konstitusional dengan hak yang sama bagi semua orang Afrika Selatan.

Setelah empat tahun kemudian, Mandela akhirnya terpilih sebagai Presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan, dan merupakan pertama kali warga negara tersebut memilih secara langsung. Masih melansir Al Jazeera hubungan FW de Klerk dengan Mandela disebut sebagai hubungan yang saling menghormati.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait