Puan Maharani turut menanam padi kala melakukan kunjungan kerja ke area persawahan Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (11/11).
- Bertilia Puteri
- Jumat, 12 November 2021 - 16:40 WIB
WowKeren - Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke area persawahan Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (11/11). Dalam kesempatan tersebut, Puan ikut menanam padi bersama petani di tengah rintik hujan.
Aksi Puan yang menanam padi di tengah hujan ini lantas dikomentari oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Susi membalas akun Twitter media yang memberitakan aksi Puan tersebut.
"Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan," tulis Susi lewat akun Twitter resminya pada Kamis malam. Hingga Jumat (12/11), komentar Susi tersebut telah mendapatkan 10,1 ribu likes dan di-retweet sebanyak 2.601 kali.
Di sisi lain, Puan sendiri sempat berdialog dengan petani selama menanam bibit padi. Puan mendukung bertambahnya petani milenial di dunia pertanian Indonesia.
"Sebab tangan mereka yang memberi makan kita semua. Kita perlu secara bergotong royong menghasilkan solusi-solusi lebih menyeluruh atas berbagai masalah klasik pertanian. Seperti soal harga pupuk yang tinggi, harga jual dan harga beli, antisipasi gagal panen, dan sebagainya," kata Puan dilansir dari situs resmi DPR RI.
Kala berdialog dengan petani milenial, Puan menekankan pentingnya ekonomi pertanian digital. Puan pun memuji adanya aplikasi berbasis website sebagai marketplace kecil produk pertanian yang diinisiasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman. Dengan aplikasi tersebut, petani dan calon pembeli jadi memiliki wadah untuk berkomunikasi secara online.
"Website itu contoh baik penggunaan teknologi untuk membantu para petani. Perlu diperbesar lagi jangkauannya dan diperlengkap fitur-fiturnya. Petani memang perlu melek teknologi," papar Puan.
Putri Megawati Soekarnoputri tersebut juga memberikan bantuan bagi kelompok Pertanian Sendangmulyo. Di antaranya adalah 20 hand tractor, 20 pompa air, 1.000 bibit, dan 100 paket sembako.
(wk/Bert)