Lebih lanjut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa hal yang terpenting dilakukan saat ini adalah menjaga keberadaan Sirkuit Mandalika.
- Bertilia Puteri
- Senin, 22 November 2021 - 08:15 WIB
WowKeren - Seri penutup World Superbike 2021 telah usai digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19-21 November 2021. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, sekitar 1,6 miliar orang di seluruh dunia menonton acara tersebut.
"Dari laporan yang kita terima, WSBK di Sirkuit Mandalika ditonton 1,6 miliar penduduk di dunia," ungkpa Luhut, Minggu (21/11).
Luhut juga mengungkapkan bahwa pihak panitia sangat puas dengan kualitas Sirkuit Mandalika. Apabila ada perbaikan yang dinilai diperlukan, pihaknya sudah sepakat untuk memperbaiki.
"Karena bulan Maret ada MotoGP, sehingga sebelum bulan Maret semuanya harus sudah selesai," tutur Luhut.
Lebih lanjut, Luhut menuturkan bahwa hal yang terpenting dilakukan saat ini adalah menjaga keberadaan Sirkuit Mandalika. Pasalnya, lintasan tersebut dibangun untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jadi semua terlibat dari atas sampai rakyat jelata," paparnya. "Jangan bilang pemerintah tidak perhatian. Pemerintah itu dari atas ke bawah sangat perhatian."
Luhut juga sempat membagikan potretnya di Sirkuit Mandalika lewat akun Instagram resminya. Dalam keterangannya, Luhut menyebutkan bahwa Sirkuit Mandalika adalah tempat yang paling tidak populer di antara semua destinasi wisata super prioritas yang sedang dibangun.
"Namun saat ini, nama Mandalika menjadi buah bibir seantero negeri bahkan sampai ke mancanegara karena kencangnya suara deru mesin motor-motor yang sedang melangsungkan balapan di sirkuit ini," ungkapnya.
Menurut Luhut, kesulittan, hambatan, serta cibiran yang sempat menyertai proses pembangunan Mandalika seolah tak pernah ada ketika ia melihat satu demi satu impian ibu pertiwi berhasil diwujudkan. Luhut merasa penantian selama 24 tahun pun akhirnya terbayar lunas dengan terselenggaranya event balap level internasional tersebut.
"Dengan terus memberikan pendampingan kepada seluruh stakeholder yang ikut dalam helatan ini, saya percaya keberhasilan yang dibuat oleh anak-anak bangsa bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, tempat Mandalika berada," tambahnya.
(wk/Bert)