Banjir Rob Jakarta Kembali Terjadi, Pemprov DKI Didesak Segera Lakukan Mitigasi Bencana
Pexels
Nasional

Ibu Kota setiap musim hujan, menjadi 'langganan' terjadinya banjir seperti banjir rob. Hal ini lantas mengundang reaksi dari DPRD DKI Jakarta yang meminta Pemprov untuk melakukan mitigasi bencana.

WowKeren - Seperti yang diketahui, di kala musim hujan datang, sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan mengalami banjir. Pada musim hujan kali ini, banjir rob kembali terjadi di beberapa lokasi di Ibu Kota.

Mengenai banjir rob yang kembali dan masih terjadi di Ibu Kota, DPRD DKI Jakarta menilai bahwa Pemprov harus segera melaksanakan mitigasi bencana. Bahkan DPRD DKI juga menyebutkan bahwa permasalahan banjir rob itu sebagai problematika yang belum terpecahkan untuk di muara Jakarta.

"Tapi kalau ada wilayah yang terdampak juga, ini harus benar-benar mitigasi bencana panggil seluruh ahli, terkait dengan masalah ini juga kita harus cari solusinya," tutur Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Nova Paloh kepada wartawan, Minggu (5/12).

Lebih lanjut, Nova menuturkan bahwa kegiatan NCICD atau pembangunan tanggul akan kembali dilanjutkan pada 2022. Kegiatan pembangunan tanggul ini disebut sempat terhenti lantaran adanya pandemi COVID-19.


"Kedua, kita melihat selama ini sudah ada kegiatan NCICD memang kalau saya lihat, mata anggaran yang 2022 kita melanjutkan karena memang di 2020 maupun 2021 kan sempat ada pandemi," ujar Nova.

Nova menegaskan bahwa mitigasi perlu dipercepat karena cakupan banjir rob telah meluas. Menurutnya, hal ini perlu ada koordinasi antara Dinas SDA, Dinas LH, hingga para pakar terkait. "Ini sekarang cakupannya bukan di beberapa titik saja, ini harus dipercepat, kita mendorong yang perlu ditindak supaya cepat ada koordinasi," imbuhnya.

Nova lantas menyebut apabila banjir rob tidak kunjung surut dalam beberapa hari, maka perlu adanya relokasi terhadap warga terdampak. Menurutnya, rusun-rusun yang kosong disebut dapat dijadikan tempat sementara untuk merelokasi para warga terdampak banjir rob.

"Kalau memungkinkan direlokasi yan relokasi, kalau itu berhari-hari kan ada rusun kita di wilayah dekat-dekat," papar Nova. "Jadi kalau berhari-hari belum selesai, kan perlu ada tempat pengungsian sementara, itu tidak masalah saya rasa, di beberapa rusun kita yang kosong atau di tempat yang kosong, sambil ada bantuan kan untuk mereka."

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait