Sebelumnya, pemerintah telah membatalkan rencana penerapan PPKM Level 3 Nasional saat Nataru. Sementara itu, Kemenkes memaparkan situasi pandemi COVID-19 saat ini.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 11 Desember 2021 - 12:39 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, sebelumnya, pemerintah telah membatalkan rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski demikian, pemerintah tetap memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19.
Sementara itu, Satgas COVID-19 menegaskan bahwa pemerintah tetap memberlakukan PPKM Level sesuai dengan masing-masing kabupaten/kota yang telah ditentukan sebelumnya pada periode Nataru. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.
"Pemerintah akan tetap melakukan pengendalian aktivitas masyarakat dengan beberapa pengendalian protokol kesehatan pada sektor aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti rangkaian ibadah dan perayaan tahun baru," tutur Wiku kepada Antara, dilihat pada Sabtu (11/12).
Maka dari itu, Wiku berharap agar segala aturan pembatasan aktivitas masyarakat di saat Nataru, bisa terlaksana dengan baik agar tidak terjadi lonjakan kasus apalagi gelombang ketiga COVID-19. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, lonjakan kasus terjadi di saat libur panjang.
Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menuturkan bahwa ada penurunan kasus baru mingguan sebesar 1 persen, dan penurunan jumlah kematian sebesar 14 persen. Nadia lantas menyebut situasi pandemi COVID-19 di Indonesia masih sangat dinamis.
Sehingga, menurut Nadia, masih perlu untuk dimonitor secara terus-menerus dan menerapkan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan tingkat situasi pandemi COVID-19 saat ini. "Apalagi dengan situasi saat ini, di mana mobilitas dan interaksi antar orang semakin tinggi dan munculnya varian baru yang dapat sewaktu-waktu memunculkan gelombang baru di kemudian hari," tutur Nadia dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/12).
Lebih lanjut, Nadia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap situasi global saat ini. Ia mengungkapkan bahwa ada beberapa upaya yang harus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19, khususnya saat Nataru.
Pertama, Nadia meminta agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat meski vaksinasi COVID-19 juga terus berjalan. Kedua, upaya penemuan kasus COVID-19, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan jenis varian.
Ketiga, kata Nadia, juga harus memperkuat pelacakan kontak dan investigasi kasus-kasus yang berkelompok. Terakhir, meningkatkan serta mempercepat cakupan vaksinasi.
(wk/tiar)