Hadapi Lonjakan Kedatangan Internasional, Pintu Masuk RI Dibuka di Bandara Juanda Surabaya
Pixabay
Nasional

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah mengecek kesiapan Bandara Juanda Surabaya yang akan melayani kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri.

WowKeren - Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, akan dibuka untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah membuka Juanda sebagai pintu masuk internasional demi mencegah penumpukan bandara dan tempat karantina di Jakarta.

"Untuk menghadapi lonjakan PPLN yang diperkirakan terjadi di bandara dan wisma karantina, pemerintah melakukan koordinasi dengan evaluasi kesiapan Bandara Juanda sebagai alternatif pintu masuk untuk pemenuhan logistik dan seluruh PPLN yang melakukan karantina Surabaya," papar Luhut dalam konferensi pers pada Senin (27/12).

Dengan demikian, tempat karantina bagi PPLN akan tersebar di Jakarta dan Surabaya. "Sehingga kalau datang melalui Surabaya kita harus bagi, kalau 6 ribu masuk semua Jakarta akan repot karantina," lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengecek kesiapan Bandara Juanda yang akan melayani kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri. Budi memaparkan bahwa sekitar 30 persen PMI berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga akan lebih baik jika Bandara Juanda dibuka untuk melayani mereka.


"Tinjauan ini dalam rangka menindaklanjuti rencana dibukanya penerbangan internasional dari Bandara Juanda, khususnya bagi para PMI, untuk mencegah terjadinya kepadatan penumpang kedatangan internasional di Bandara Soekarno Hatta, yang per harinya mencapai tiga ribu sampai empat ribu penumpang," tutur Budi pada Minggu (26/12). "Kami sudah koordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Sekda, dan unsur terkait lainnya. Kita akan menyiapkan di Juanda ini seperti apa yang dilakukan di Bandara Soetta."

Selain itu, Budi juga meninjau kesiapan tempat karantina di Surabaya. Menurut Budi, setidaknya butuh 1.500 kamar karantina yang disiapkan.

"Paling tidak mesti disiapkan kurang lebih 1.500 kamar. Jadi bisa menampung sekitar 100 sampai dengan 150 orang untuk melakukan karantina 10 hari," ujar Budi.

Sebagai informasi, pintu penerbangan internasional di Bandara Juanda telah ditutup selama tiga bulan. Selama ini, pintu kedatangan internasional yang dibuka pemerintah baru Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandara Sam Ratulangi di Kota Manado.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait