Kebakaran Apartemen di New York Tewaskan 19 Orang, KJRI: Belum Ada Laporan WNI di Wilayah Terdampak
Pixabay/Ilustrasi
Nasional

Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk melawan kobaran api di gedung 19 lantai tersebut. Pejabat kota menggambarkan insiden tersebut sebagai salah satu kebakaran terburuk dalam beberapa dekade.

WowKeren - Kebakaran hebat melanda sebuah gedung apartemen di lingkungan Fordham Heights di Bronx, New York City, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (9/1) waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan setidaknya 19 orang, termasuk sembilan anak-anak.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York kini tengah berkomunikasi dengan otoritas setempat demi memastikan apakah ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. Arifi Saiman selaku Konsul Jenderal RI di New York pun menjelaskan bahwa sejauh ini identitas korban kebakaran tersebut masih belum bisa diketahui lantaran proses evakuasi masih berlangsung.

"Kami sejauh ini telah melakukan komunikasi dengan otoritas setempat di daerah Bronx," papar Arifi dilansir dari Kumparan, Senin (10/1). "Saat ini otoritas setempat belum bisa memberikan informasi yang memastikan identitas korban kebakaran karena masih dalam proses evakuasi."

Lebih lanjut, Arifi mengungkapkan bahwa penelusuran KJRI menemukan lokasi kebakaran tersebut biasa dihuni oleh warga keturunan hispanik dan Afro Americans. Menurut Arifi, domisili WNI di New York lebih terkonsentrasi di wilayah Queens meski ada beberapa yang tinggal di Bronx.


"Hasil komunikasi KJRI dengan warga Indonesia di NYC (New York City), sejauh ini belum ada laporan terkait keberadaan WNI di wilayah terdampak," jelasnya. "Namun kami terus mencaritahu kepastian ada tidaknya WNI yang menjadi korban kebakaran yang menewaskan 19 orang tersebut."

Di sisi lain, lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk melawan kobaran api di gedung 19 lantai tersebut. Pejabat kota menggambarkan insiden tersebut sebagai salah satu kebakaran terburuk dalam beberapa dekade.

"Ini adalah saat yang mengerikan, mengerikan, menyakitkan bagi New York City dan dampak kebakaran ini akan benar-benar membawa tingkat rasa sakit dan keputusasaan di kota kita," ujar Wali Kota New York Eric Adams dalam konferensi pers. "Ini akan menjadi salah satu kebakaran terburuk yang pernah kita saksikan selama zaman modern di New York City."

Menurut Adam, api diduga dipicu oleh pemanas ruangan listrik yang rusak. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Komisaris Pemadam Kebakaran Daniel Nigro. Menurut data National Fire Protection Association, insiden yang memakan 19 korban jiwa ini merupakan kebakaran apartemen paling mematikan ketiga di Amerika Serikat.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait