Hio adalah dupa yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa sebagai pelengkap dalam ritual ibadah. Hio umumnya berbentuk batang dan berwarna merah, serta menghasilkan aroma yang khas pada saat dibakar.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 26 Januari 2022 - 14:34 WIB
WowKeren - Menjelang Tahun Baru Imlek, pesanan hio di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami peningkatan. Menurut Harjono selaku pemilik rumah produksi hio, pesanannya telah meningkat drastis sejak dua pekan jelang perayaan Imlek. Lantas, apa yang dimaksud dengan hio dan apa artinya dalam budaya Tionghoa?
Melansir laman kemdikbud.go.id, Hio adalah dupa yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa sebagai pelengkap dalam ritual ibadah. Hio umumnya berbentuk batang dan berwarna merah, serta menghasilkan aroma yang khas pada saat dibakar. Hal ini sesuai dengan nama "Hio" yang berarti harum.
Adapun jumlah hio yang dibakar dalam setiap ritual ibadah bervariasi. Namun jumlah hio yang dibakar sebenarnya melambangkan makna yang berbeda-beda. Simak ulasannya:
Satu Batang Hio
Satu memiliki arti esa atau tunggal. Sehingga beribadah atau sembahyang dengan satu batang hio melambangkan doa khusus kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dua Batang Hio
Dua melambangkan Yin dan Yang. Membakar dua batang hio ditujukan untuk menghormati orangtua yang sudah meninggal lebih dari 2x360 hari
Tiga Batang Hio
Tiga menggambarkan unsur alam semesta, yakni bumi, langit, dan manusia. Membakar tiga hio biasanya dilakukan untuk sembahyang kepada para Dewa-Dewi
Empat Batang Hio
Menurut kepercayaan masyarakat Hokkian, ada empat penjuru lautan yang dianggap sebagai saudara di bumi. Empat batang hio melambangkan keempat penjuru tersebut, yakni Utara, Timur, Selatan, dan Barat
Lima Batang Hio
Dalam kepercayaan Tionghoa, lima hio melambangkan lima elemen dasar kehidupan manusia. Yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air
Enam Batang Hio
Dalam bahasa Mandarin, enam berarti Liu He yang juga bermakna persatuan dan perdamaian. Sehingga orang yang membakar enam hio mungkin saja sembahyang demi persatuan dan kedamaian umat manusia.
Tujuh Batang Hio
Tujuh hio melambangkan tujuh rasi bintang dalam kepercayaan Tionghoa. Rasi Bintang Biduk yang berbentuk layang dengan ekor memanjang diyakini masyarakat Tionghoa sebagai tujuh rasi bintang yang mereka agungkan
Delapan Batang Hio
Delapan hio melambangkan delapan arah mata angin, yaitu Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, Barat Laut, Utara, Timur Laut. Membakar delapan hio memiliki makna sembahyang kepada alam semesta
Sembilan Batang Hio
Dalam kepercayaan Tionghoa, angka 9 diyakini sebagai angka tertinggi dan yang paling sempurna. Angka 9 juga melambangkan sembilan istana dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa. Maka dari itu, membakar sembilan hio digunakan untuk pujian-pujian bagi semua makhluk dan Dewa-Dewi