Gelaran MotoGP Mandalika sudah ada di depan mata, segala persiapan pun telah dimatangkan, termasuk aturan kekarantinaan COVID-19. Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan aturan bagi rombongan MotoGP.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 08 Februari 2022 - 12:39 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, pada 11-13 Februari mendatang, MotoGP Mandalika akan menggelar tes pramusim di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Para rombongan MotoGP, mulai pebalap hingga kru pun diketahui sudah tiba di Mandalika.
Namun setibanya para rombongan MotoGP di Mandalika itu diketahui tidak melakukan karantina. Padahal, pemerintah telah menerapkan kebijakan karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Mengenai hal tersebut, rupanya para rombongan MotoGP, baik pembalap maupun ofisial tim menerapkan sistem travel bubble. Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Alexander K Ginting menerangkan bahwa para pembalap dan ofisial tim serta MotoGP itu sudah berada pada skema perlindungan travel bubble. Maka dari itu, sudah tidak diperlukan lagi melakukan karantina karena tumpang tindih.
"Bubble kan ada dalam karantina yang gelembungnya bergerak tapi tidak boleh pecah. Sehingga setiap bubble akan konsisten dalam bubble-nya masing masing tanpa menjadi pecah," tutur Alexander dilansir dari Antara, Selasa (8/2).
Dalam rangka menyambut tes pramusim MotoGP di Mandalika, Satgas COVID-19 telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika dalam Masa Pandemi COVID-19. Adapun SE ini telah diterbitkan pada 3 Februari 2022 lalu.
Dalam aturan tersebut dijelaskan di antaranya adalah mengenai pelaku sistem bubble MotoGP 2022 di Mandalika yang terdaftar secara resmi sebagai pembalap dan ofisial memasuki kawasan bubble melalui pintu masuk kedatangan internasional Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid.
Adapun dalam penerapannya, selama berada di kawasan sistem bubble MotoGP 2022 di Mandalika, peserta hanya diperkenankan melakukan interaksi dengan orang yang berada dalam satu kelompok bubble. Kemudian melakukan kegiatan di zona yang telah ditentukan pada setiap fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan bubble di Mandalika, serta menjalani pemeriksaan tes cepat antigen secara rutin setiap hari.
Selain itu, para pembalap juga diwajibkan untuk melaporkan kepada petugas kesehatan dalam kawasan sistem bubble ketika mengalami gejala yang berkaitan dengan COVID-19 sehingga langsung dilakukan pemeriksaan RT-PCR. Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa seluruh tim MotoGP memakai skema travel bubble.
(wk/tiar)