Dalam menyambut gelaran MotoGP 2022 di Mandalika, Dinas Perdagangan mempersiapkan spot untuk pelaku UMKM. Artinya, gelaran MotoGP ini juga dimanfaatkan untuk memajukan UMKM.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Rabu, 09 Februari 2022 - 12:18 WIB
WowKeren - Dalam gelaran MotoGP 2022, Indonesia berkesempatan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara tes pramusim hingga race, tepatnya di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini lantas dimanfaatkan oleh pemerintah untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dinas Perdagangan Provinsi NTB lantas menyiapkan setidaknya 12 spot UMKM dalam rangka menyambut perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti.
"Dari hasil rapat terakhir bersama Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian, dan Dinas Pariwisata, kita konsepkan untuk menyiapkan 12 spot untuk UMKM saat MotoGP Mandalika digelar nanti," tutur Nelly dalam keterangannya di Mataram, Selasa (8/2).
Nelly menuturkan bahwa nantinya spot UMKM itu akan tersebar di kawasan KEK Mandalika dan luar Mandalika, seperti areal parkir timur, barat, kawasan sirkuit, Bazaar Mandalika, Beach Park Kuta Mandalika, Bandara Bizam, eks Bandara Selaparang, Taman Sangkareang RS Mandalika, dan Islamic Center di Kota Mataram.
Lebih lanjut, Nelly menerangkan bahwa pemetaan spot UMKM itu dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa pasar dari pengalaman perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pada November 2021 lalu. Berdasarkan hasil evaluasi, jenis UMKM yang paling laris manis saat gelaran WSBK adalah food and beverages atau kulinari.
Pada kala itu, para penonton WSBK bahkan sampai harus ke Mataram untuk kebutuhan makan. "Ekraf (Ekonomi Kreatif) justru kurang. Sehingga untuk MotoGP nanti kita dorong 80 persen UMKM itu kuliner," papar Nelly.
Menurut Nelly, nantinya akan ada sekitar seribu pelaku UMKM yang dilibatkan dalam 12 spot UMKM tersebut. Sementara untuk produk Ekraf nantinya juga akan diberi ruang, khususnya produk yang memiliki peluang pasar. Produk tersebut di antaranya bisa berupa topi, anyaman, atau slayer yang saat WSBK kemarin laris juga lantaran cuaca panas.
Dengan demikian, Nelly berharap agar para pelaku UMKM di Lombok dan NTB itu nantinya bisa menangkap peluang saat gelaran MotoGP berlangsung. Sementara untuk persiapan 12 spot UMKM itu sendiri masih terus dikoordinasikan dengan stakeholders lain termasuk Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi, dan Dinas Pariwisata.
(wk/tiar)