Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer. Abdulbar menjelaskan bahwa hingga saat ini, sudah ada 900 tiket royal box yang habis terjual.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 09 Februari 2022 - 21:20 WIB
WowKeren - Indonesia siap menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP tahun 2022 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, pada 18-20 Maret 2022 mendatang. Antusiasme masyarakat terhadap MotoGP Mandalika pun tampak tinggi, terlihat dari tiket termahal yang telah ludes terjual.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer. Abdulbar menjelaskan bahwa hingga saat ini, sudah ada 900 tiket royal box yang habis terjual.
"Sudah ada 900 tiket royal box premier class yang terjual habis. Ini adalah tiket yang paling mahal dan terletak tepat di depan paddock dan pit," paparnya dalam acara Launching & Press Conference Pertamina Grand Prix of Indonesia pada Rabu (9/2).
Harga tiket royal box ini mencapai Rp 15 juta dan berlaku selama tiga hari sepanjang gelaran MotoGP seri kedua itu. Menonton dari areat pit building memungkinkan penonton untuk menyaksikan balapan langsung di hadapan garis start dan finsih. Penonton yang membeli tiket termahal ini juga akan memperoleh fasilitas pitwalk dan bisa berjalan di depan garasi seluruh tim balap.
Lebih lanjut, Abdulbar mengungkapkan beberapa pilihan tiket MotoGP Mandalika yang lain. Pihak penyelenggara telah menyediakan 2.000 tiket Deluxe Class, 28.000 tiket premium grandstand, dan 21.000 tiket reguler grandstand. Menurut Abdulbar, Sirkuit Mandalika ditargetkan akan bisa menampung maksimal 100 ribu penonton.
"Jadi sudah dapat kami sampaikan dari kesiapan teknis sudah sangat siap. Dan dari penjualan tiket kami sediakan 62 ribu tiket seating dan ada 40 ribu general admission atau yang berdiri," paparnya.
Di sisi lain, Dinas Perdagangan Provinsi NTB menyiapkan setidaknya 12 spot UMKM dalam rangka menyambut perhelatan MotoGP Mandalika. Menurut Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti, pemetaan spot UMKM itu dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa pasar dari pengalaman perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pada November 2021 lalu. Berdasarkan hasil evaluasi, jenis UMKM yang paling laris manis saat gelaran WSBK adalah food and beverages atau kuliner.
Nelly mengungkapkan nantinya akan ada sekitar seribu pelaku UMKM yang dilibatkan dalam 12 spot UMKM tersebut. 80 persen di antaranya merupakan UMKM kuliner.
(wk/Bert)