Cerita Warga Lokal yang Antusias Gelaran MotoGP Mandalika Berdampak Positif Pada Pariwisata
MotoGP
Nasional

Gelaran MotoGP Mandalika yang dimulai pada Jumat (18/3) besok rupanya membawa dampak positif bagi industri pariwisata di Lombok yang telah dihantam pandemi COVID-19 selama dua tahun.

WowKeren - Ajang balap motor bergengsi MotoGP siap digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, mulai Jumat (18/3) besok. Gelaran MotoGP Mandalika ini rupanya membawa dampak positif bagi industri pariwisata di Lombok yang telah dihantam pandemi COVID-19 selama dua tahun.

Seorang sopir bernama I Nyoman Budha mengaku bersyukur dengan adanya MotoGP Mandalika. Pria berusia 42 tahun ini mengaku sempat benar-benar menganggur karena pandemi COVID-19 hingga harus menjual barang-barang berharganya untuk menyambung hidup.

Menurutnya, gelaran MotoGP Mandalika membawa berkah untuk seluruh lapisan masyarakat. Pria yang akrab disapa Komeng tersebut mengaku penghasilannya sudah pulih sejak awal tahun 2022.

"Biasanya jalanan itu sepi, kalau enggak ada event ini mau cari makan saja mungkin susah," tuturnya kepada Republika, Kamis (17/3). "Sekarang, sejak bulan Januari saya hampir setiap hari mendapat panggilan keluar untuk nyupir."

Sementara itu, gelaran MotoGP Mandalika juga membuat penduduk Desa Adat Sade antusias meyambut wisatawan yang mulai berdatangan ke Lombok Tengah. Selain meramaikan rumah makan dan kedai kopi lokal, para wisatawan juga mulai berdatangan ke tempat pariwisata seperti Desa Adat Sade.


Penduduk asli Desa Sade bertugas menjadi pemandu bagi wisatawan yang berkunjung. Selama perjalanan, para pemandu akan menjelaskan adat di Desa Sade yang masih sangat kental, termasuk tradisi unik terkait perkawinan.

Salah seorang pemandu menjelaskan bahwa pihak laki-laki harus menculik pasangannya sebelum menikah. Pihak laki-laki justru akan dianggap tak sopan jika meminta izin untuk menikahi wanita pujaannya.

"Kalau di sini, ketika mau menikah tidak boleh melamar tapi harus diculik," tutur pemandu tersebut kepada Kompas.com. "Kalau kami minta malah enggak sopan."

Para pemandu tampak antusias kala menjelaskan tradisi dan hal unik di Desa Adat Sade. Beberapa penduduk juga menunjukkan keramahan kala menjual hasil kerajinannya seperti kopi yang masih dibuat menggunakan cara alami.

Sebagai informasi, Desa Adat Sade adalah salah satu destinasi wisata yang melengkapi aspek Sport Tourism dalam gelaran MotoGP Mandalika. Lokasinya hanya berjarak 11 kilometer dari Sirkuit Mandalika.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait