Gemar Flexing Tapi Ternyata Kaya Bohongan?
Unsplash/Shane
SerbaSerbi

Fenomena pamer harta atau flexing marak terjadi di tengah masyarakat saat ini. Tapi penasaran enggak sih sebenarnya pelaku flexing benar kaya atau tidak? Simak ulasan lengkapnya di artikel berikut ini ya!

WowKeren - Fenomena flexing memicu masyarakat untuk berlomba menjadi yang terbaik. Sebagian orang pun merasa tak puas dengan apa yang sudah mereka miliki. Akibatnya, muncul lah orang-orang sok kaya yang rela melakukan segala cara agar terlihat lebih baik dari orang lain. Namun, tahukah kalian bahwa apa yang dipamerkan pelaku flexing hanyalah kebohongan?

Fenomena flexing ini juga ditanggapi oleh akademisi dan praktisi bisnis asal Indonesia yaitu Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. Ia berpendapat bahwa tak semua influencer yang melakukan flexing benar-benar kaya.

"Flexing yang sudah saya singgung sebelumnya. Saya pernah mengatakan sekarang ini kok banyak orang yang katanya kaya, tapi kok kaya dipamer-pamerkan. Sebenarnya yang banyak itu adalah sebetulnya itu bukan uang mereka, ada uangnya orang lain, dan sekarang anak-anak muda itu gak semuanya kaya-kaya banget," kata Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. "Kalau mereka menyebutkan kaya barangkali mereka justru belum kaya."

Sebut saja kasus yang menimpa dua influencer ternama, Indra Kenz dan Doni Salmanan. Seperti diketahui, Indra Kenz kerap memamerkan barang-barang mewahnya di media sosial. Mulai dari mobil, rumah, saldo rekening, dan pakaian branded. Senada dengan Indra Kenz, Doni Salmanan juga kerap membuat konten bagi-bagi uang ke publik.

Masyarakat akhirnya sadar bahwa kekayaan Indra Kenz dan Donny Salmanan sebenarnya tidak nyata. Pasalnya, keduanya belum lama ini ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi ilegal. Bahkan kabarnya, mereka memiliki "bos". "Bos" inilah yang meminta agar mereka selalu terlihat kaya.

Dibalik penampilan kayanya, pelaku flexing tak jarang menggunakan jasa sewa barang branded. Barang sewaan itu kemudian dipakai dan dipamerkan oleh pelaku flexing di hadapan banyak orang. Mereka bergaya seakan-akan memiliki barang mewah tersebut. Keberadaan jasa sewa barang mewah juga ditanggapi oleh pengusaha sekaligus public speaking Tom Mc Ifle. Tom membenarkan bahwa praktik sewa barang mewah demi imej kaya memang banyak terjadi di Indonesia.

"Kalau kita berbicara soal fake rich, ini sudah jadi industri dimana ada orang-orang dalam tanda kutip yang menyediakan, yang memfasilitasi. So, jika kamu ingin kaya, kamu ingin terlihat kaya ada agen yang akan bantu loe. Setting studio seolah loe ada di private jet bahkan uang cash disiapin buat foto di Indonesia ada, even sewa tas, iPhone ada. Mereka gak benar-benar," kata Tom dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier.

So, kalian sependapat gak sih kalau orang yang gemar flexing itu ternyata tak benar-benar kaya? Benarkah orang kaya sesungguhnya, real 'sultan' bahkan keluarga konglomerat sebenarnya malah risih untuk melakukan flexing di hadapan banyak orang?

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait