Turuti Arahan Jokowi, Pejabat Dilarang Gelar Buka Bersama dan Open House
presidenri.go.id
Nasional

Aturan itu tertuang dalam surat yang diteken Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan ditujukan pada Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri serta Kepala Badan/Lembaga.

WowKeren - Menjelang bulan Ramadhan, pemerintah mengeluarkan sejumlah aturan untuk pejabat publik. Dalam surat yang dirilis oleh Sekretariat Kabinet, disebutkan bahwa jajaran pemerintah dilarang menggelar acara buka bersama (bukber) dan open house selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Surat yang diteken Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada 24 Maret 2022 tersebut ditujukan pada Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri serta Kepala Badan/Lembaga. Dijelaskan pula bahwa keputusan ini diambil berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo.

"Menindaklanjuti arahan Presiden pada tanggal 23 Maret 2022, bersama dengan rasa hormat menyampaikan hal-hal sebagai berikut. Pertama, penanganan pandemi COVID-19 saat ini menunjukkan keadaan yang dan membaik. Namun tetap diperlukan kehati-hatian dan kewaspadaan," demikian kutipan surat tersebut. "Agar tetap tidak melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Open House pada bulan suci Ramadhan dan Hari ldul Fitri 1443 H."

Aturan ini diterbitkan dalam rangka mencegah peningkatan kasus COVID-19 di tengah situasi pandemi yang semakin membaik. Jokowi meminta agar para pejabat tinggi pemerintah menyampaikan perintah ini kepada seluruh pegawai di instansi masing-masing.


"Demikian disampaikan agar Saudara mematuhi aturan Presiden yang dimaksud dan meneruskan kepada seluruh pegawai di instansi masing-masing," tambah surat tersebut.

Di sisi lain, bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini akan mengalami banyak relaksasi setelah dua tahun sebelumnya masih dilakukan pengetatan aturan. Satgas Penanganan COVID-19 bahkan mengungkapkan bahwa masyarakat dapat menggelar acara bukber asalkan tetap menaati protokol kesehatan.

"Kalau buka puasa bersama ya sebaiknya dijaga jarak yang cukup dan tidak usah berbicara pada saat kita makan. Ini hal-hal prinsip kebersihan, dan jangan lupa cuci tangan sebelum makan supaya betul-betul kita bersih dan sehat," ujar Wiku dikutip di kanal YouTube FMB9ID_IKP, Selasa (29/3).

Selain itu, Presiden Jokowi sebelumnya telah menyatakan bahwa masyarakat dipersilakan untuk mudik Lebaran tahun ini. Meski demikian, para pemudik sudah harus menerima vaksin COVID-19 dosis penuh dan satu kali booster.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," papar Jokowi dalam keterangan pers pada Rabu (23/3).

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait