Lebaran Lebih Dulu, Warga di Sejumlah Wilayah Indonesia Sudah Gelar Salat Id Hari ini
Unsplash/Levi Meir Clancy
Nasional

Kementerian Agama baru akan menggelar sidang isbat untuk penentuan 1 Syawal 1443 Hijriah pada Minggu (1/5) hari ini. Namun warga di sejumlah wilayah Indonesia ada yang telah menggelar salat Id hari ini.

WowKeren - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1443 Hijriah pada Minggu (1/5) hari ini. Kemenag turut mengundang organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dan sejumlah duta besar negara sahabat dalam sidang isbat tersebut.

Meski begitu, warga di sejumlah wilayah di Indonesia rupanya sudah merayakan Lebaran dan menggelar salat Idul Fitri 1443 H pada hari ini. Tiga daerah di Maluku Tengah misalnya, menggelar salat Id hari ini mengikuti keyakinan kalender Hijriah para tatua.

Ketiga daerah yang dimaksud adalah Wakal, Hila, dan Kaitetu di Leihitu, Maluku Tengah. Khatib Masjid Hasan Sulaiman yang terletak di Hila mengatakan bahwa perhitungan bulan penentuan 1 Ramadhan hingga 1 Syawal merupakan ajaran dari orang tatua terdahulu.

"Perhitungan Hijriahnya menurut bulan. Jadi kita punya kalender Hijriah itu dari awal tidak pernah salah. Kalendernya memang ada," ungkap sang khatib yang bernama Abdul Kadir Ollong usai melaksanakan salat Id hari ini.

Abdul Kadir mengungkapkan bahwa lokasi salat Id wanita dan pria di Hila dipisah. Salat pria dilakukan di masjid tua, yakni Masjid Hasan Sulaiman. Sedangkan salat para wanita digelar di tiap-tiap rumah adat. Selain itu, wanita juga diwajibkan melaksanakan salat terlebih dahulu sebelum pria.


"Iya perempuan tidak bisa campur dengan laki-laki. Karena di sini adatnya begitu, perempuan tidak bisa gabung. Itu tersendiri," jelasnya. "Mereka salat duluan, supaya imamnya ke sini. Imamnya salat dua kali. Pimpin perempuan baru pimpin laki-laki. Mereka duluan untuk siapkan makanan, tradisinya begitu. Mereka tidak pakai dengar khutbah itu tidak mengapa."

Sementara itu, sejumlah warga di Solo, Jawa Tengah, juga sudah menggelar salat Id pada hari ini. Mereka mengikuti hasil rukyat global dimana hilal sudah terlihat di sejumlah negara seperti Afghanistan hingga Nigeria.

"Jadi kita dan teman-teman semua ini kan mengikuti rukyat, ada rukyat global dan lokal dalam artian regional dan internasional. Ketetapan rukyat disahkan di suatu tempat atau negara kita mengikuti saja, gitu yah," papar Imam Salat Id, Ustaz Usman Zahid, kepada detikcom.

Salah satu lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan Salat Id hari ini adalah di Kauman Pasar Kliwon. Menurut Usman, ada sekitar 200 orang jemaah.

"Kalau jumlah (pastinya) saya tidak tahu karena tidak menghitung, cuma ada kalau sekitar 200 orang," terangnya. "Tadi menjelang Subuh kami mendengar pengumuman itu dari sejumlah negara seperti Afganistan, kemudian Mali, Nigeria kalau tidak salah, sudah terlihat hilalnya. Sebenarnya sudah kebiasaan selama bertahun-tahun mengikuti rukyat global."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait