Di sisi lain, Anies Baswedan dan keluarganya telah menunaikan salat Id di JIS pada Senin (2/5) pagi ini. Selain Anies, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga tampak mengikuti salat Id di JIS.
- Bertilia Puteri
- Senin, 02 Mei 2022 - 10:49 WIB
WowKeren - Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali, ramai disorot karena mengimbau aparatur sipil negara (ASN) yang tidak mudik untuk dapat menjalankan salat Id di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. SE tersebut menyebutkan bahwa penyelenggaraan salat Id di JIS dimulai pukul 06.30 WIB.
"Para Kepala Perangkat Daerah atau Unit Kerja pada Perangkat Daerah agar mengimbau Aparatur Sipil Negara dan non Aparatur Sipil Negara yang tidak melakukan perjalanan mudik dan atau ke luar kota untuk melaksanakan Salat Idul Fitri sebagaimana dimaksud pada angka 1," demikian kutipan SE tersebut.
Kekinian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal SE tersebut. Menurutnya, SE Sekda DKI bukan untuk mengumpulkan massa ASN dan non-ASN agar salat Id di JIS.
"Tapi sebagai pemberitahuan bahwa salat Id tidak dilaksanakan di kantor wali kota maupun kantor bupati," jelas Anies, Minggu (1/5) malam.
Anies menjelaskan bahwa kantor wali kota dan bupati di enam wilayah biasanya menggelar salat Id. Namun tahun ini salat Id hanya digelar di JIS saja.
"Jadi salat Id yang diselenggarakan tiap-tiap kantor wali kota, kali ini dikumpulkan di sini (JIS). Jadi tidak diselenggarakan di tiap-tiap kantor wali kota. Jadi bukan diminta semua datang ke sini, bukan," paparnya.
Di sisi lain, Anies dan keluarganya telah menunaikan salat Id di JIS pada Senin (2/5) pagi ini. Selain Anies, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga tampak mengikuti salat Id di JIS.
Usai melaksanakan salat Id, Anies pun memamerkan hasil pembangunan JIS. Menurutnya, JIS merupakan sebuah janji mahakarya yang akhirnya tertunaikan.
"Pada pagi hari ini kita bisa sama-sama melaksanakan salat Id sekaligus juga menyaksikan bahwa sebuah janji telah tertunaikan," tutur Anies. "Jakarta International Stadium sebuah mahakarya yang dikerjakan oleh anak bangsa yang dikerjakan dalam suasana pandemi."
(wk/Bert)