Warganet Keluhkan Mobil Dinas Bikin Macet di Bandara Soekarno-Hatta, TNI AD Akhirnya Minta Maaf
Unsplash/Alexander Nrjwolf
Nasional

Seorang warganet mengeluhkan soal dua mobil dinas TNI Angkatan Darat yang membuat kemacetan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta karena tidak parkir di tempat yang seharusnya.

WowKeren - Media sosial sempat dihebohkan oleh keluhan seorang warganet yang membahas soal dua mobil dinas TNI Angkatan Darat (AD) yang parkir sembarangan di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Kedua mobil dinas itu disebut-sebut menimbulkan kemacetan di terminal 2 karena parkir di tempat yang tidak semestinya.

"Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Jalanan macet parah karena ada pejabat pulang dijemput fasilitas protokoler yang ngotot maunya nunggu di pinggir jalan. Dua jalur habis dimakan mobil mereka. Sisa satu," tulis akun Twitter @hotradero yang mengunggah foto mobil dinas tersebut.

Pengendara mobil dinas itu disebut tidak mau menunggu di tempat parkir. Disebutkan bahwa foto tersebut diambil di Terminal 2 pada Minggu (8/5) pukul 19.56.

"Aneh juga mobil protokoler ngetem di Terminal 2 yang melayani pesawat grup Lion Air (Lion Air, Batik Air, Superjet Air). Pejabat pemerintah kalau perjalanan dinas biasanya pakai pesawat Garuda. Jangan-jangan yang dijemput orang pulang liburan atau mudik," lanjutnya.

Kekinian, pihak TNI AD menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna.


"Saya atas nama institusi TNI AD menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dilakukan oleh oknum pengemudi kendaraan TNI AD tersebut," ujar Tatang dalam keterangan persnya, Senin (9/5).

Tatang mengaku menyayangkan kejadian tersebut. Ia pun mengimbau pengendara yang menggunakan kendaraan dinas untuk lebih tertib mengikuti aturan yang ada.

"Mengimbau agar pengemudi yang menggunakan kendaraan dinas agar lebih tertib dan taati peraturan sesuai perundang-undangan yang berlaku serta tidak bertindak arogan sehingga mencemarkan nama baik institusi," tegasnya.

Meski demikian, pihak TNI AD tidak memberikan keterangan soal identitas pemilik dua mobil dinas tersebut. Tatang hanya mengimbau para pemilik atau penanggungjawab kendaraan dinas untuk mengingatkan para pengemudinya supaya menaati aturan lalu lintas.

"Semoga hal seperti ini tidak terulang kembali," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait