Ada Dugaan Penyelewengan Dana BOP Pesantren, MUI Minta Para Penegak Hukum Bantu Menag
AP/BinsarBakkara
Nasional

MUI mendukung langkah Kemenag untuk mengusut dugaan adanya penyelewengan dana BOP Pesantren. MUI meminta penegak hukum ikut membantu Menag mengusut masalah tersebut.

WowKeren - Sebelumnya Kementerian Agama (Kemenag) menyinggung mengenai masalah penyelewengan dana BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) Pesantren. Menanggapi hal tersebut, MUI (Majelis Ulama Indonesia) pun ikut buka suara.

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk membongkar adanya dugaan penyelewengan dana BOP Pesantren. Anwar Abbas juga turut menyampaikan apresiasinya pada Menag Yaqut.

"Saya mendukung sikap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang dengan tegas telah menyatakan bahwa beliau sebagai seorang menteri akan menerapkan zero toleransi terhadap penyimpangan yang terjadi di kementerian yang beliau pimpin," ucap Anwar melalui keterangan tertulis pada Jumat (3/6).

"Apakah itu berupa pemotongan, pungutan atau apapun namanya termasuk dalam hal yang terkait dengan BOP yang akhir-akhir ini telah menjadi pemberitaan luas," sambung Anwar Abbas.

Namun, Anwar menilai jika upaya tersebut bukan merupakan langkah yang mudah. Karena itu, Anwar pun berharap para aparat penegak hukum dapat terlibat dan membantu langkah Kementerian Agama dalam usahanya untuk membongkar dugaan penyelewengan dana BOP Pesantren.


"Untuk itu kita harapkan para penegak hukum agar turun membantu supaya keinginan beliau untuk menciptakan Kementerian Agama menjadi kementrian yang bersih dari Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dapat terwujud secepatnya," ungkap Anwar.

Anwar juga meyakini Menag Yaqut mampu mewujudkan Kementerian Agama menjadi kementerian yang bersih. Anwar percaya persoalan dugaan penyelewengan dana BOP Pesantren tak akan menyurutkan langkah Menag Yaqut.

"Saya yakin dan percaya dengan semangat dan keinginan yang kuat dari Gus Yaqut untuk membuat kementeriannya menjadi sebuah kementerian yang bersih, tentu hal demikian tidaklah akan membuat dia surut," beber Anwar.

Diketahui bahwa sebelumnya Kementerian Agama menegaskan tidak akan memberikan toleransi jika ada oknum yang terbukti melakukan penyelewengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren. Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman memastikan akan menindak tegas dugaan penyelewengan BOP pesantren yang disalurkan pada Agustus 2020.

"Tindak tegas. Kementerian Agama berprinsip zero tolerance terhadap siapa pun yang hendak melakukan penyelewengan dana BOP," pungkas Nuruzzaman melalui keterangan tertulis, Rabu (1/6).

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait