Warga menemukan bahan peledak TNT hingga senjata api di sebuah gedung kosong, Jalan Asia Afrika, Bandung. Polisi pun langsung bergerak ke TKP dan mengamankan barang temuan tersebut.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 07 Juni 2022 - 09:18 WIB
WowKeren - Warga digegerkan dengan penemuan tak terduga bahan peledak hingga senjata api di sebuah gedung kosong, di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Polisi menemukan benda yang diduga bahan peledak dan satu pucuk senjata api lengkap dengan sejumlah peluru di sebuah bangunan yang berada di Jalan Asia Afrika, bandung, pada Senin (6/6) malam.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung pun membenarkan kabar tersebut. Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, sejumlah barang berbahaya itu ditemukan ketika ada renovasi sebuah bangunan di kawasan tersebut. Setelah menemukan bahan peledak dan senjata api tersebut, warga pun langsung melaporkan hal itu ke polisi.
"Dilaporkan ke kami jam 20.30 WIB malam. Ditemukan oleh orang yang akan renovasi rumah, akan bersih-bersih, ternyata ditemukan ini (bahan peledak dan senjata, red)," ujar Aswin pada Selasa (7/6) melansir Antara.
Tim Gegana pun telah diturunkan untuk mengecek sejumlah benda berbahaya yang ditemukan warga tersebut. Adapun barang-barang yang ditemukan itu menurutnya ada bahan Trinitrotoluena (TNT) atau bahan peledak yang sudah mencair. Selain itu, ada pula satu pucuk senjata api yang menurutnya masih diselidiki jenisnya.
"Ditemukan di TKP sudah dicek teman-teman Gegana beberapa bahan TNT ada yang sudah mencair ," ungkap Kombes Aswin Sipayung, melansir Detik.com.
"Ditemukan di TKP sudah dicek teman-teman gegana ini sejumlah peluru tajam yang menurut hasil olah TKP masih aktif," lanjutnya.
Kombes Aswin Sipayung juga memastikan bahwa kini tim Gegana dari Brimob Polda Jawa Barat sudah diturunkan untuk mengamankan lokasi penemuan barang berbahaya tersebut. Kombes Aswin Sipayung mengungkap barang-barang tersebut bakal dibawa oleh tim Gegana untuk diamankan ke Markas Komando Brimob Polda Jawa Barat yang ada di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Tim akan menganalisa lebih lanjut termasuk melakukan disposal atas benda tersebut.
"Ini sudah diamankan dan akan dibawa ke Mako Brimob Cikeruh (Jatinangor) dan rencana akan didisposal di markas," pungkas Kombes Aswin Sipayung.
(wk/amel)