SDN 356 di Luwu disegel warga sejak akhir bulan Maret lalu membuat para siswanya terlunta-lunta. Para siswa pun kini terpaksa belajar di rumah Kepala Sekolah sejak 2 bulan lalu.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 07 Juni 2022 - 11:12 WIB
WowKeren - Proses belajar para siswa di SDN SDN 356 Papakaju di Desa Papakaju, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan harus terganggu. Siswa pun terlunta-lunta karena sekolah tempat mereka belajar malah disegel oleh warga yang mengklaim sebagai ahli waris lahan tempat sekolah dibangun. Akibat penyegelan ini, proses belajar mengajar pun terpaksa dialihkan ke rumah kepala sekolah dan guru.
Dari informasi yang dihimpun, sekolah disegel pasca Pilkades pada 24 Maret 2022 lalu. Penyegelan ini diduga terkait pelaksanaan pesta demokrasi enam tahunan di desa itu. Warga menyegel sekolah dengan cara menutup jalan masuk menggunakan tumpukan kayu.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Luwu, Padri Padelang Noor, pun membenarkan kabar mengenai penyegelan SDN 356 Papakaju tersebut. Padri mengatakan bahwa persoalan tersebut sebenarnya sudah mereka bahas.
Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengirim surat kepada pihak yang melakukan penyegelan. Hal itu merupakan perintah langsung dari Kadis.
"Pak kadis sudah perintahkan untuk memanggil pihak yang diduga menyegel sekolah tersebut," kata Padri, Senin (6/6).
Selain itu, Padri juga menegaskan bahwa proses belajar mengajar bagi siswa tetap berjalan meski sekolah mereka telah disegel. Solusi sementar untuk saat ini adalah dengan memindahkan lokasi tempat belajar dan mengajar di rumah Kepala sekolah.
"Agar siswa tetap melakukan proses belajar mengajar maka kita carikan solusi sementara yakni belajar di rumah kepala sekolah dan guru," ungkap Padri.
Padri juga mengatakan bahwa Dinas Pendidikan sudah melakukan pertemuan pada Rabu (25/5) lalu. Pertemuan itu juga dihadiri oleh sejumlah tokoh. Di antaranya Camat Suli, Kepala SDN 356 Papakaju, Bhabinkamtibmas, Korwil Suli, Ketua Komite, Ketua BPD, Sekdis Dikbud Luwu, guna mencarikan jalan terbaik atau solusi dari permasalahan ini.
"Waktu pertemuan kemarin di kantor, kami sudah instruksikan ke kepsek untuk mengupayakan agar secepatnya siswa bisa masuk sekolah," ujarnya.
Hanya saja, hingga kini memang belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. "Kita akan terus mengupayakan solusi agar SDN 356 Papakaju ini bisa kembali ditempati," pungkasnya.
(wk/amel)