Warga Diminta BMKG Tak Percaya Ramalan Gempa M 6,0 di Mamuju Sulbar
Wikimedia Commons/Z22
Nasional

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Mamuju untuk tak perlu mengungsi ke tempat yang lebih tinggi pasca gempa M 5,8 kemarin.

WowKeren - Gempa dengan magnitudo 5,8 sempat mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, pada Rabu (8/6) kemarin. Belakangan beredar pesan yang mengatakan Mamuju akan diguncang gempa susulan dengan magnitudo 6,0.

Isu terkait ramalan gempa M 6,0 tersebut berembus kencang. Tak sedikit masyarakat yang dibuat panik oleh ramalan tersebut.

Terkait hal ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tidak terpancing. Apalagi oleh berita yang tak jelas sumbernya.

"Kepada saudara-saudara saya di Mamuju dan sekitarnya, mohon dengan sangat JANGAN PERNAH PERCAYA ramalan gempa yang akan terjadi di Mamuju sekitar Mag 6,0," tulis Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (9/6).


Daryono menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penemuan ilmu sains dan teknologi yang bisa memprediksi terjadinya gempa bumi secara akurat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta hati-hati terhadap isu yang ada dan tidak mudah percaya dengan peramal gempa.

"Jangan pernah percaya dengan peramal gempa. Hingga saat ini belum ada sains & teknologi yang mampu memprediksi dengan akurat kapan gempa akan terjadi," terangnya.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Mamuju untuk tak perlu mengungsi ke tempat yang lebih tinggi pasca gempa kemarin. Mengingat gempa Mamuju tersebut tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat yang sudah terlanjur mengungsi ke dataran tinggi diimbau BNPB untuk segera kembali turun dan memeriksa kondisi rumah masing-masing. Masyarakat yang menemukan kondisi rumah berat diminta segera melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota setempat untuk mendapatkan bantuan berupa tenda.

"BNPB mengimbau warga, khususnya di wilayah yang terdampak guncangan gempa untuk tidak panik, namun tetap waspada. Warga juga tidak perlu mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, karena tsunami dipastikan tidak ada," jelas Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait