Restoran apung yang pernah jadi objek wisata terkenal namun mengalami kesulitan keuangan itu dikabarkan terbalik di dekat Kepulauan Paracel dan mulai kemasukan air pada Minggu (19/6) lalu.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 21 Juni 2022 - 10:43 WIB
WowKeren - Restoran apung ikonik Jumbo Floating Restaurant dilaporkan tenggelam di Laut China Selatan usai ditarik dari Hong Kong. Restoran apung yang pernah jadi objek wisata terkenal namun mengalami kesulitan keuangan itu dikabarkan terbalik di dekat Kepulauan Paracel dan mulai kemasukan air pada Minggu (19/6) lalu.
"Kedalaman air di tempat kejadian lebih dari 1.000 meter, sehingga sangat sulit untuk melakukan pekerjaan penyelamatan," ungkap Aberdeen Restaurant Enterprises selaku perusahaan induk, Senin (20/6).
Pihak perusahaan mengaku sangat sedih atas insiden tersebut. Meski demikian, perusahaan memastikan tidak ada awak yang terluka dalam insiden itu.
Sebelum perjalanan, insinyur kelautan disebut telah memeriksa restoran apung itu dan memasang penimbunan di kapal. Semua persetujuan yang relevan juga disebut telah diperoleh.
Sebagai informasi, restoran tersebut ditutup pada Maret 2020 lalu. Pandemi COVID-19 memperparah kondisi restoran yang telah mengalami kesulitan keuangan selama hampir satu dekade tersebut.
Bulan lalu, operator Melco International Development mengungkapkan bahwa bisnis tersebut sudah tidak menguntungkan sejak tahun 2013. Kerugian kumulatif bahkan telah melebihi HKD 100 juta atau setara Rp 188,3 miliar.
Melco menambahkan bahwa restoran apung masih menghabiskan biaya jutaan untuk pemeliharaan setiap tahun. Sekitar selusin bisnis dan organisasi juga disebut telah menolak undangan untuk mengambil alih restoran itu tanpa biaya.
Jumbo Floating Restaurant kemudian diumumkan akan meninggalkan Hong Kong dan menunggu operator baru di lokasi yang dirahasiakan. Restoran itu berangkat meninggalkan Hong Kong sesaat sebelum tengah hari Selasa (14/6) pekan lalu dari tempat di mana ia telah duduk selama hampir setengah abad.
Sebagai informasi, restoran tersebut didesain seperti istana kekaisaran China dan pernah dianggap sebagai salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi. Ratu Elizabeth II hingga Tom Cruise sempat mengunjungi restoran tersebut.
Restoran apung ikonik yang terletak di Pelabuhan Aberdeen ini juga sempat ditampilkan dalam beberapa film. Termasuk film Jackie Chan yang rilis tahun 1985, "The Protector", serta film "The God of Cookery" karya Stephen Chow. Kepergian Jumbo Floating Restaurant dari Hong Kong menuai penyesalan dari warga.
(wk/Bert)