Pria Bersenjata Ditembak Mati Warga Sipil Usai Bunuh 10 Orang di Montenegro
Dunia

Pelaku mulanya menargetkan anggota keluarga yang merupakan penyewa yang tinggal di rumahnya sebelum dia menembaki orang-orang secara acak yang berjalan.

WowKeren - Seorang pria bersenjata telah melakukan penembakan secara acak di Montenegro hingga menewaskan sepuluh orang pada Jumat (12/8). Korban termasuk seorang ibu dan dua orang anaknya yang masih kecil.

Polisi menuturkan bahwa pria itu kemudian ditembak mati oleh seorang warga sipil. Pelaku adalah Vuk Borilovic, yang mulanya menargetkan anggota keluarga yang merupakan penyewa yang tinggal di rumahnya sebelum dia menembaki orang-orang secara acak yang berjalan melalui lingkungan Medovina di kota Cetinje, sebagaimana dilaporkan TV Vijesti.

Cetinje berjarak sekitar 22 mil di sebelah barat ibu kota Podgorica. Direktur administrasi kepolisian Montenegro, Zoran Brdanin mengatakan pria bersenjata itu menggunakan senapan berburu untuk membunuh dua anak, berusia 8 dan 11 tahun, dan ibu mereka yang meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit setempat.

"Dia kemudian keluar dan menembak warga dengan senjata api yang sama," kata Brdanin. Dia mengatakan kepada media pemerintah RTCG bahwa setidaknya 10 orang tewas dalam serangan itu. Enam orang lainnya terluka, termasuk seorang polisi.


"Ketika kami tiba di tempat kejadian, kami melihat sembilan mayat," kata Andrijana Nastic, seorang jaksa negara kepada Vijesti TV. "Termasuk dua anak-anak, dan dua lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit."

"Saya hanya bisa mengatakan bahwa penembak itu dibunuh oleh seorang warga (sipil)," kata Nastic. Seorang saksi mata mengatakan bahwa penembak tanpa pandang bulu menembak orang saat dia berjalan di jalan.

Perdana Menteri Dritan Abazovic mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Telegram jika penembakan massal itu adalah tragedi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah menyatakan tiga hari berkabung untuk tragedi itu.

"Saya mengundang semua warga Montenegro untuk bersama keluarga para korban yang tidak bersalah, kerabat mereka, teman-teman dan semua warga Ibu Kota Cetinje," katanya. "Malam ini, Pemerintah Montenegro akan mengumumkan tiga hari berkabung atas tragedi besar yang terjadi hari ini di Ibu Kota Cetinje."

Presiden Milo Djukanovic menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban. "Saya sangat terganggu dengan laporan tentang tragedi mengerikan di Cetinje," katanya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait