Minho SHINee Dipuji Senegara karena Wamil di Korps Marinir, Ternyata Malah Nyesel
Selebriti

Minho diketahui bertugas di Korps Marinir, pilihan yang mungkin dihindari oleh sebagian besar idol mengingat Korps Marinir dikenal memiliki pelatihan dan tugas yang keras.

WowKeren - Minho SHINee menjadi satu dari sebagian kecil idol pria yang secara sukarela menjalani wajib militer di Korps Marinir. Penyanyi sekaligus aktor kelahiran 1991 tersebut mengungkapkan sebuah anekdot tentang pilihan bertugasnya ini yang disesalinya.

Minho diketahui bertugas di Korps Marinir, pilihan yang mungkin dihindari oleh sebagian besar idol mengingat Korps Marinir dikenal memiliki pelatihan dan tugas yang keras. Atas pilihannya ini, idol tersebut sempat dielu-elukan publik Korea karena berani mengambil langkah yang sulit.

Acara "Radio Star" yang ditayangkan MBC pada 9 November didapuk sebagai episode spesial "On Air Mate" yang menampilkan Lee Seok Hoon, Tei, serta Key dan Minho SHINee. Di sini, Minho ditanya bagaimana dia memutuskan untuk bergabung dengan Korps Marinir.

Minho menjawab, "Aku syuting film perang sebelum wajib militer. Karena ini adalah film perang, aku pergi ke laut musim dingin dan syuting di tengah hujan. Mentalitasku semakin kuat dan aku memiliki semangat militer. Aku mendaftar karena aku pikir akan lebih mudah dari ini."


Minho SHINee Dipuji Senegara karena Wamil di Korps Marinir, Ternyata Malah Nyesel Minho SHINee Dipuji Senegara karena Wamil di Korps Marinir, Ternyata Malah Nyesel

MBC

Namun, betapa salahnya Minho karena berpikir dirinya bisa menjalani hari-harinya di Korps Marinir dengan mudah. Pemilik nama lengkap Choi Minho itu membuat semua orang tertawa dengan mengakui kalau dirinya menyesali pilihannya itu.

"Aku menyesalinya di hari kedua," ungkap Minho. Pelantun "Don't Call Me" itu menambahkan, "Aku mendaftar tanpa bisa tidur. Mereka tidak membiarkanku tidur sampai hari kedua. Aku terjaga sepanjang malam."

Minho juga mengingat pengalamannya dalam lari jarak jauh 3km, "Anggota UDT datang ke Korps Marinir dan menerima pelatihan pengangkutan udara." Dia mengaku, "Teman-teman UDT berlari dengan sangat baik. Pada satu titik, aku adalah satu-satunya di Korps Marinir yang berjalan di antara anggota UDT. Pada akhirnya, aku finis ke-4. Anggota UDT yang selesai di belakangku dimarahi."

(wk/dewi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru