Setelah hampir dua tahun berkonflik, Blake Lively dan Justin Baldoni akhirnya berdamai.
- Rabu, 06 Mei 2026 - 13:34 WIB
WowKeren - Setelah berlangsung hampir dua tahun, konflik hukum antara aktris Blake Lively dan aktor sekaligus sutradara Justin Baldoni akhirnya mencapai titik akhir. Keduanya sepakat untuk berdamai pada awal Mei 2026, hanya dua pekan sebelum jadwal sidang yang seharusnya digelar. Meskipun demikian, isi kesepakatan tersebut belum diungkap ke publik.
Kronologi konflik ini dimulai pada 26 Januari 2023, ketika Blake Lively dan Justin Baldoni diumumkan sebagai pemeran utama film It Ends With Us, sebuah adaptasi dari novel karya Colleen Hoover. Dalam proyek ini, Lively dan Baldoni tidak hanya berperan sebagai aktor utama, tetapi Baldoni juga berfungsi sebagai sutradara dan produser eksekutif.
Proses syuting film tersebut dimulai pada Mei 2023, namun terhenti akibat aksi mogok penulis yang terjadi di industri film. Produksi baru dilanjutkan pada awal 2024, dengan penyesuaian jadwal rilis yang dilakukan.
Konflik di antara keduanya mulai mencuat pada 6 Agustus 2024 saat film It Ends With Us premiere di New York. Dalam acara tersebut, Justin Baldoni terlihat berjalan di karpet merah secara terpisah dari anggota pemeran lainnya dan tidak ikut serta dalam sesi promosi bersama. Hal ini memunculkan spekulasi tentang ketegangan yang terjadi di antara mereka.
Film tersebut kemudian tayang pada 9 Agustus 2024 dan meraih kesuksesan yang luar biasa, dengan pendapatan sekitar Rp 800 miliar di pembukaan domestik dan lebih dari Rp 3,8 triliun secara global. Namun, di balik kesuksesan itu, Baldoni harus menghadapi masalah komunikasi yang semakin rumit. Pada 13 Agustus 2024, ia menunjuk manajer krisis hubungan masyarakat untuk menangani situasi yang berkembang di media.
Situasi semakin serius ketika pada 20 Desember 2024, Blake Lively mengajukan gugatan hukum terhadap Baldoni. Dalam gugatannya, Lively menuduh Baldoni melakukan pelecehan seksual dan menciptakan lingkungan kerja yang tidak kondusif. Selain itu, ia juga menyebutkan adanya kampanye negatif yang ditujukan untuk merusak reputasinya. Gugatan tersebut turut melibatkan beberapa pihak lain, termasuk produser dan tim humas yang diduga terlibat dalam penyebaran narasi merugikan.
Di sisi lain, tim hukum Baldoni dengan tegas membantah semua tuduhan yang dilayangkan oleh Lively, menyebutnya tidak berdasar. Ketegangan antara keduanya terus meningkat, dan mereka pun bersiap untuk menghadapi sidang yang dijadwalkan berlangsung. Namun, menjelang sidang, keduanya akhirnya mencapai kesepakatan damai yang mengejutkan banyak pihak.
Kesepakatan ini menandai akhir dari konflik hukum yang berlangsung hampir dua tahun, meskipun detail dari kesepakatan tersebut tetap menjadi rahasia. Dengan berakhirnya konflik ini, banyak yang berharap agar baik Blake Lively maupun Justin Baldoni dapat melanjutkan karier mereka di industri hiburan tanpa beban yang menghantui.
(wk/timw)