Mantan ART Ungkap Dugaan Kekerasan dari Rien Wartia Trigina
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Seorang mantan ART menceritakan pengalaman pahit dugaan kekerasan dari Rien Wartia Trigina.

WowKeren - Mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Hera mengungkapkan dugaan perlakuan kasar yang ia dan rekan-rekannya terima dari Rien Wartia Trigina, mantan istri komedian Andre Taulany. Dalam pengakuannya, Hera menyatakan bahwa ia mengalami memar, rasa sakit, dan bahkan sakit kepala akibat kekerasan yang dilakukan oleh Erin, sapaan akrab Rien.

"Di sini merah, punggung. Ini perih. Efeknya itu pusing kepala saya. Habis dipukul itu dua hari kliyengan terus pusing, enggak bisa apa-apa. Saya tiduran saja," ungkap Hera saat ditemui bersama kuasa hukumnya, Ernest Hasibuan, pada Sabtu (9/5). Hera juga menunjukkan foto-foto sebagai bukti kepada awak media.

Ernest menambahkan bahwa mereka masih menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk memperkuat laporan dugaan penganiayaan tersebut. "Terkait luka ataupun penganiayaan yang dilakukan itu, sebenarnya itu lebih tepatnya terhadap visum nanti yang dari rumah sakit. Artinya itu sudah jelas nanti apa yang dialami oleh klien kami ini," tutur Ernest.

Lebih lanjut, Hera menjelaskan bahwa perlakuan kasar yang dialaminya bukan hanya terjadi pada dirinya, tetapi juga pada ART lain yang bekerja dengan Erin. "Mereka cuma dapat kasar saja. Semua ART digoblokin, ditololin," kata Hera menegaskan.


Pada 4 Mei, Hera juga menjelaskan lebih rinci tentang kekerasan yang ia terima dari Erin saat memberikan keterangan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Ia mengaku sempat ditegur dengan kata-kata kasar dan dipukul. "[Dia bilang] 'kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego'. [Saya jawab] 'maaf Bu, tapi jangan main tangan dong Bu, jangan kekerasan Bu, sakit'."

Hera juga menambahkan, "Puncaknya dengan sapu lidi itu sore jam 3. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tendang, ditendang. Dan itu dia pakai mukena salat ashar, nendang saya. Saya jongkok di depan dia terus ditendang kepala saya sampai saya terjengkal."

Di pihak lain, kuasa hukum Erin menyatakan bahwa mereka tidak akan mundur meskipun Erin telah melaporkan Hera ke polisi dengan tuduhan penyebaran data pribadi. Ernest mengungkapkan, "Kalau dari upaya yang mereka sampaikan, entah mereka buat laporan, entah mereka kirim somasi, sampai sekarang kami belum mendapatkan panggilan, yang pertama. Yang kedua, kami juga belum mendapatkan somasi apa pun."

Erin sendiri membantah semua tuduhan yang mengarah padanya. Ia menegaskan tidak melakukan penganiayaan dan memiliki bukti CCTV yang mendukung pernyataannya. "Tidak benar sama sekali (dugaan penganiayaan terhadap ART), saya punya bukti CCTV-nya. Tidak ada itu (penganiayaan terhadap ART), saya bicara dengan percaya diri," ujarnya. Erin bahkan menyatakan siap mengikuti proses hukum dan menegaskan, "Saya bisa buktikan, ya saya ikuti proses hukum, saya punya buktinya semua CCTV isi satu rumah, total ada 14 video."

Kasus ini menjadi perhatian publik, dan diharapkan dapat diselesaikan dengan adil sesuai dengan hukum yang berlaku. Jika Anda mengalami, melihat, mendengar, dan mengetahui tindak kekerasan atau pun pelecehan kepada perempuan dan anak, hubungi SAPA melalui telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait