Kung Fu Soccer Karya Stephen Chow Dikecam Karena Gambaran Negatif Tim Sepak Bola Putri Korsel
Instagram/Stephen Chow/Instagram
Selebriti

Film Kung Fu Soccer mendapat kritik tajam akibat penggambaran negatif tim sepak bola putri Korea Selatan.

WowKeren - Film terbaru dari sutradara legendaris Hong Kong, Stephen Chow, berjudul Kung Fu Soccer, tengah menjadi sorotan setelah dinilai mengejek dan merendahkan tim nasional sepak bola putri Korea Selatan. Kontroversi ini muncul setelah penayangan beberapa adegan yang menunjukkan tim sepak bola wanita bernama Ewha Women's Soccer Team, yang dianggap langsung merujuk pada Ewha Womans University di Seoul.

Dalam film ini, tim asal Korea tersebut digambarkan melakukan pelanggaran berat dan taktik licik selama pertandingan melawan tokoh utama. Adegan-adegan tersebut juga turut ditampilkan dalam trailer film. Berbagai ulasan daring menyoroti bagaimana penggambaran karakter-karakter Korea dalam film ini menunjukkan stereotip negatif, termasuk penampilan mereka yang mengenakan lensa kontak besar dan terlalu fokus pada make-up saat bertanding.

Media Korea The Korea Herald melaporkan bahwa banyak pihak mengkritik cara penyampaian dialog dalam bahasa Korea yang sengaja dibuat canggung dan berlebihan. Salah satu kritikus terkemuka, Profesor Seo Kyung-duk dari Sungshin Women's University, menyatakan kecamannya terhadap visualisasi yang dipertontonkan dalam film ini. Ia menegaskan bahwa meskipun film ini bersifat fiksi, penggambaran yang buruk seperti ini dapat memperkuat kesalahpahaman masyarakat global terhadap budaya Korea.


Profesor Seo mencatat bahwa insiden serupa terjadi pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ketika atlet Korea juga digambarkan melakukan pelanggaran. Ia merasa khawatir melihat situasi yang sama terulang kembali. "Sangat mengkhawatirkan melihat kasus serupa terulang," ujarnya.

Sebagai respons terhadap kritik ini, Seo mendesak tim produksi Kung Fu Soccer untuk memperbaiki adegan-adegan yang menjadi sumber perdebatan sebelum film ini didistribusikan ke pasar internasional. "Tim produksi harus memperbaiki adegan-adegan kontroversial tersebut sebelum film ini dirilis di luar negeri bulan depan," tambahnya.

Gelombang protes ini menciptakan bayang-bayang di balik kesuksesan komersial film, yang merupakan sekuel dari film hit global Shaolin Soccer (2001). Meskipun demikian, Kung Fu Soccer telah menunjukkan performa yang mengesankan di box office sejak dirilis di China pada 11 Juli lalu, dengan pendapatan fantastis yang melampaui 600 juta yuan atau sekitar Rp1,3 triliun hanya dalam waktu tiga hari penayangan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait