CIA Sebut Rusia Membantunya Menang Pilpres, Trump: Konyol
Dunia

Donald Trump mengecam kesimpulan CIA yang menyebut Rusia membantunya memenangkan Pilpres AS.

WowKeren - Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat masih menuai beragam polemik hingga sekarang. Apalagi baru-baru ini Badan Intelijen SIA mengatakan jika mereka meyakini Rusia memiliki andil dalam kemenangan Trump.

Kesimpulan itu diambil usai mereka menemukan jika Rusia meretas komputer milik Komite Nasional Partai Republik dan Partai Demokrat. Meski begitu mereka hanya membocorkan email dari kandidat Partai Demokrat melalui Wikileaks.

Donald Trump sendiri mengkritik dengan keras kesimpulan yang diambil oleh CIA tersebut. Menurutnya itu hanya alasan lain dari Partai Demokrat terkait dengan kekalahan Hillary Clinton.


Tak cukup sampai disitu, Trump bahkan menyebut hal yang dikemukakan CIA itu sangat konyol. Menurut Trump, peretasan adalah hal rumit dan tidak ada yg benar-benar tahu apakah itu dilakukan Rusia atau malah negara lain. "

"Saya tidak percaya," ujar Trump. "Tidak ada yang benar-benar tahu, hacking adalah hal yang menarik. Sekali mereka melakukan peretasan. Jika mereka tidak ditangkap saat bertindak, kalian tidak akan pernah bisa menangkapnya. Kalian tidak tahu apakah itu Rusia, Tiongkok atau lainnya. Itu mungkin saja seseorang yang berbaring di ranjangnya di suatu tempat.

Sementara itu, kemenangan Trump masih saja menuai protes dari sejumlah kalangan. Bahkan ada beberapa pihak yang menuntut penghitungan suara ulang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait