Rizky tak rela jika pernikahan orangtuanya hancur dan berharap Lina serta Sule tetap bersama.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 11 Mei 2018 - 09:05 WIB
WowKeren - Rizky Febian sempat mengunggah emoticon sedih di InstaStory. Ia juga memperlihatkan wajah sembab seolah habis menangis.
Meski tak banyak bicara, putra Sule itu tampak terpukul. Ia belum rela kalau kedua orangtuanya yang sudah menikah 20 tahun akhirnya harus bercerai.
Menurut pengacara Lina, Abdurrahman T Pratomo, kliennya sudah memberikan penjelasan pada keempat anaknya termasuk Rizky. Awalnya Rizky dan adik-adik sempat tak terima atas keputusan sang ibu. Namun setelah diberi penjelasan, Rizky berusaha sedikit memaklumi.
"Saya tanya ibu Lina, gimana anak-anak? Katanya sudah disampaikan pelan-pelan, termasuk ke Rizky Febian," seru Abdurrahman. "Tadinya sih enggak mau terima tapi akhirnya dia mau nerima dan mengerti posisi ibunya."
Berbeda dengan sikap Lina ke Sule yang terkesan menjaga jarak, hingga kini ia tetap menjalin komunikasi dengan anak-anaknya. Lina juga ingin memperjuangkan hak asuh keempat anaknya supaya bisa tetap membimbing mereka sebagai ibu. Maklum saja, Rizky dan ketiga adiknya tergolong masih muda.
"Komunikasi sama anak yang gede itu emang intens, selalu berkomunikasi mereka ya antara ibu dan anak," kata Abdurrahman. "Semuanya tinggal di Bekasi, Mbak Lina di Bandung sama ibunya."
"Dia mau memperjuangkan hak asuh anak supaya mereka ikut ibunya," lanjut Abdurrahman. "Supaya bisa mengasuh dan membimbing."
Lina dan Sule sudah tidak serumah sejak Desember 2017. Ia resmi menggugat cerai Sule di Pengadilan Agama Cimahi, April lalu. Salah satu pemicunya tak cuma masalah pihak ketiga, Lina juga kecewa dengan keputusan Sule membeli moge tanpa diskusi dengannya.
"Inti dari pengajuan cerai itu mungkin adalah akumulasi kekesalan ya, karena kejadian itu kan bukan sekarang-sekarang ini tapi sudah beberapa tahun yang lalu juga sempat diajukan sering terjadi ketidakcocokan tapi kemudian damai lagi, Sule janji akan ngerubah tabiatnya, perilakunya, dimaafkan ngumpul lagi bareng terus saja berulang lagi seperti itu," kata Abdurrahman. "Ya salah satunya ya itulah (beli motor gede), pokoknya apapun tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan."
(wk/riaw)