Glenn Fredly menuliskan sindiran kepada pengguna media sosial terkait toleransi terhadap terorisme maupun paham radikal di Indonesia.
- Senin, 14 Mei 2018 - 10:42 WIB
WowKeren - Kota Surabaya tengah diselimuti duka sejak ledakan bom yang terjadi di tiga lokasi, yakni Gereka Katolik Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia, dan Gereja Pantekosta Pusat. Kabar terakhir menyebutkan bahwa korban tewas mencapai 13 orang. Presiden Jokowi yang langsung bertolak ke Surabaya pun menyebut tindakan terorisme kali ini biadab, karena sampai membawa serta anak-anak tak berdosa.
Artis-artis Ibu Kota pun ramai memberikan ungkapan bela sungkawa dan pernyataan mereka terkait ledakan bom di Surabaya, salah satunya penyanyi Glenn Fredly. "Tidak semua teroris bertugas dilapangan ada juga yang bertugas di media sosial," unggah Glenn pada Minggu (13/5).
"Komentarmu akan menentukan posisimu dalam menjaga persatuan bangsa hari ini..." tulis Glenn lewat akun Instagram @glennfredly309. "Tidak ada tempat bagi mereka yang mentolerir terorisme ataupun ajaran radikalisme yang telah menelan korban masyarakat tak berdosa.."
Unggahan ini pun langsung ramai dikomentari netter. Banyak netter setuju dengan tulisan Glenn dan menduga terorisme di sosial media juga bertujuan untuk memprovokasi. Salah satu netter bahkan memberi julukan pelaku terorisme di sosial media sebagai produk gagal paham.
"Itu parah juga.. memprovokasi..." ujar akun @jerichoibra***. "Pemerintah tdk perlu menunggu revisi uu anti terorisme. Yg hrs dilakukan pembersihan sampai akar2 ny... bumi hanguskan teroris," kata akun @arychann***. "Produk gagal paham," celetuk akun @nonaadolfin***.
"Umat kristen imanya sangat kuat.. dibom masih mengampun.. moga saja yesus sentiasa jaga umatnya dan beri cinta damai," tulis akun @callme_i***. "Betull... ayo kita jaga persatuan indonesia untuk melawa segala bentuk aksi teroris," sahut akun @basecampap***. "Ini bener bgt, bagi mereka teror di medsos merupakan 50% perjuangan," tambah akun @fiyahha***.
(wk/Afif)