Mengetahui teror ada dimana-mana, Nafa Urbach pun meminta netter untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama.
- Senin, 14 Mei 2018 - 13:51 WIB
WowKeren - Tiga bom yang meledak hampir di waktu yang bersamaan membuat rakyat Indonesia geger. Ketiga bom bunuh diri tersebut meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia, dan Gereja Pantekosta Pusat, Surabaya. Kabar duka ini pun jadi pusat perhatian para artis, salah satunya Nafa Urbach.
Dalam sebuah unggahannya di Instagram, Nafa kembali membuat tulisan tentang kenaikan Tuhan Yesus. Sebelumnya, ia terpaksa mematikan kolom komentar karena terlalu banyak ucapan yang dinilai berasal dari kaum radikal. Belum lagi, komentar-komentar tersebut cukup mengganggu ibadah Nafa dan keluarga kala itu.
"Dikesempatan ini kembali saya akan me post ulang, postingan saya mengenai kenaikan Tuhan Yesus, dimana saya dengan terpaksa harus me non aktifkan comentnya dikarenakan terlalu masih banyak kaum kaum radikalisme yg dengan tdk sopan dan tdk menghormati pemeluk agama lain," tulis Nafa pada Senin (14/5). "Dengan seenaknya tanpa permisi dan sesuka hati telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan kami dlm merayakan kenaikan isa almasih, saya anggap hal itu jg radikalisme dan rasis !!!!!"
Kali ini, Nafa kembali membuka kolom komentarnya dan meminta mereka yang memberikan komentar buruk untuk segera meminta maaf. Ia meminta para netter untuk bisa saling menghormati dan bertoleransi meski berbeda keyakinan.
"Untuk ini dan dlm kesempatan ini, sebelum saya membuka kembali postingan dan coment untuk satu satu kaun radikalisme yg telah sengaja memberikan komentar kasar dan tdk sopan untuk pemeluk agama lain atau dengan sengaja menimbulkan kemarahan dan perpecahan antar umat beragama," tambah Nafa. "Bagi kalian yg sadar di postingan sy ini telah berkomentar salah, saya berikan waktu 24 jam ini untuk meminta maaf di postingan ini, dan kalian berjanji untuk mau saling menghormati pemeluk agama lain dan kalian jg harus berjanji tdk akan lagi mengusik atau sengaja untuk menimbulkan pertengkaran antar umat !!!"
Nafa juga percaya jika meski berbeda, setiap agama pasti mengajarkan kebaikan. Namun, ada beberapa pihak yang menggunakan agama sebagai alat untuk memecah belah suatu bangsa. Karena itulah, Nafa setuju jika kaum penganut paham radikal harus diberi pelajaran.
"Sekali lagi saya buka dan tunggu permintaan maaf dan kemauan kalian untuk saling menghirmati satu sama lain saat ini jg, saya tdk menyebutkan agama, krn say percaya semua agama mengajarkan hal yg baik, tapi banyak manusia yg menggunakan agama untuk memecah belah !!" lanjut Nafa. "So sy akan menganggap kaum2 radikalisme ini hrus keluar dari negara kt dan masuk ke penjara smuaa."
Nafa pun memberikan kisah tentang keluarganya yang memiliki perbedaan keyakinan. Seluruh anggota keluarganya tetap saling menyayangi dan mengasihi meskipun berbeda agama. Nafa bahkan sampai menangis saat membaca berita terkait ledakan bom di Surabaya.
"#kamibhinekatunggalika #nkrihargamati #indonesiabersatu #kamitidaktakut (maaf klo banyak typo nulis salah2, soalnya nulisnya di pesawat dan sambil nangis krn baca berita terus)," tandas Nafa. "Bahkan saya menangis untuk anak2 teroris yg masih kecil2 diharuskan jadi korban dan kenapa harus lahir dr rahim yg salah (saya nasrasi, adek sy nasrani kaka saya muslim dan keluarga besar ibu saya muslim dan kami saling mengasihi dan menyayangi tdk ada yg berubah dr kami, kami msh sama kami masi keluarga)."
Unggahan Nafa ini pun langsung ramai dikomentari netter. Banyak dari netter setuju dengan pendapat Nafa yang mengatakan bahwa toleransi antar umat beragama itu harus ditingkatkan. Salah satu netter pun menyebut tidak ada dalih agama dalam terorisme.
"Toleransi itu harus," ujar akun @martamaneg***. "Semangat teteh @nafaurbach sy juga dilahirkan ditengah2 orgtua yg berbeda,, papa yg muslim dan mama non muslim tapi saling mnghargai krna kita sama2 manusia diciptakan dibumi yg sama hanya keyakin yg membedakan tapi hati ttp satu.." kata akun @srirahayutantu***.
"Tidak ada dalih agama dalam terorisme," celetuk akun @ivanaditiy***. "Saya kristen dan kelg besar saya muslim kami saling mengasihi dan menghormati karena semua ajaran agama apapun adalah kasih lemah lembut dan tidak sombong saling memaafkan. Damai dan kasih itu indah," tambah akun @zend***.
(wk/Afif)