Sudah Lama Kenal, Dewi Irawan Sebut Tio Pakusadewo Aset di Dunia Perfilman
Selebriti

Dewi Irawan menyempatkan diri untuk menjenguk Tio Pakusadewo serta membawakan menu khas Bulan Ramadhan, kurma dan air zamzam.

WowKeren - Tio Pakusadewo ditangkap oleh Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di kediamannya pada 19 Desember 2017 lalu. Setelah sidang pada tanggal 30 April lalu, Tio terancam hukuman minimal empat tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Tio dengan Pasal 112 dan 127.

Aktris senior Dewi Irawan pun menyempatkan diri untuk datang menjenguk rekan satu profesinya di tahanan. Ketika bertemu awak media, Dewi mengungkap rasa sesalnya bila Tio tidak direhab. Pasalnya, Dewi tahu betul jika Tio adalah orang yang punya banyak talenta dan sayang bila waktunya justru dihabiskan di balik sel tahanan.

"Saya tahu banget untuk dunia perfilman, sebagai seorang Tio Pakusadewo itu aset. Dia multitalenta, dia melukisnya bagus, aktingnya juara, bisa bikin lagu, segala macam," ungkap Dewi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (14/5). "Jadi sayang banget kalau misalnya seorang Tio Pakusadewo ditempatkan selain rehab."

Ternyata, Dewi datang untuk memenuhi janjinya kepada Tio. Wanita 54 tahun itu pun membawakan kurma dan air zamzam, mengingat sebentar lagi adalah Bulan Ramadhan. Saat ditanya lebih lanjut, Dewi rupanya sudah tahu jika Tio menggunakan narkoba sejak lama. Sehingga, pengakuan Tio sama sekali tidak mengejutkannya.


"Kebetulan kan ini mau bulan puasa, jadi saya ingat dan saya janji mau kasih air zamzam sama kurma. Tadi saya bilang pas lagi ke belakang, kasih ini buat minum katanya. Tadi sebelum maju (menjalani sidang) juga," tambah Dewi. "Ya dengar-dengar dari dulu mah tahu, pernah dengar. Tapi kalau pengakuannya sudah 10 tahun memang benar banget, maksudnya dia tingkatnya sudah aktif."

Namun dibalik semua itu, Dewi yakin jika rehab masih bisa dijadikan sebagai jalan keluar terbaik untuk kasus narkoba Tio. Apabila hal tersebut terkabul, maka akan butuh waktu yang cukup lama untuk menghilangkan ketergantungan Tio.

"Saya hanya berharap putusan hakim seadil-adilnya adalah rehab, enggak ada putusan lain selain itu, rehab. Rehab pun juga itu perlu waktu yang lama. Soalnya 10 tahun itu kan sudah ke darah, sudah emosi yang segala macam, karatan lah istilahnya, iya kan?" tandas Dewi. "Kita ngikisnya susah."

Setelah ditangkap dan ditahan karena kasus narkoba, Tio mengaku ada banyak hal baik yang berubah dalam dirinya. Ia jadi rutin menjalankan salat lima waktu, lebih tenang, dan bisa berpikir jernih. Tio pun mengambil banyak pelajaran dan menganggap penangkapannya sebagai hadiah dari Tuhan.

(wk/Afif)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!