Aktor senior Jeremy Thomas berikan dukungan penuh bagi semua pihak yang ikut membantu dalam menuntaskan teror bom di Indonesia.
- Selasa, 15 Mei 2018 - 15:22 WIB
WowKeren - Bom bunuh diri yang diledakkan di tiga gereja Surabaya dan Mapolda Jatim membuat Indonesia semakin mencekam. Bagaimana tidak, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahkan menyebut jika bom tersebut diduga memiliki bahan peledak TATP (triacetone triperoxide). Bahan peledak tersebut juga digunakan oleh kelompok ISIS di Suriah dan Irak, serta disebut sebagai "The Mother of Satan".
Teror tersebut menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, salah satunya aktor senior Jeremy Thomas. Pria 46 tahun itu menyebut teror bisa mengganggu stabilitas bangsa, mulai dari kekhawatiran masyarakat sampai kehilangan investor. Meski begitu, Jeremy percaya jika pihak berwajib bisa menuntaskan kasus ini dengan cepat.
"Kejahatan teror itu merupakan kejahatan yang mengganggu stabilitas bangsa. Orang khawatir, takut, investor enggak mau datang," ungkap Jeremy saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, pada Senin (15/4). "Artinya, saya percaya sekali, berharap, dan percaya bahwa aparat kepolisian akan menuntaskan ini secara cepat."
Jeremy pun memberikan dukungan penuhnya kepada Polri. Ia percaya saat ini pihak kepolisian tengah saling berkoordinasi untuk secepat mungkin menyelesaikan teror ini dan mengembalikan ketenangan masyarakat. Apalagi, teror yang terjadi di Surabaya juga mengakibatkan suasana mencekam lokasi lain di Indonesia.
"Saya memberikan support, empowerment sebesar-besarnya kepada aparat keamanan kita, Polri. Saya tahu, mereka lagi bahu-membahu untuk menyelesaikan ini," lanjut Jeremy. "Tidak gampang karena kejadian di Mako dan di Surabaya, di dua tempat, tapi yang terkena teror seluruh negeri."
Belum lama ini, Jeremy membagikan foto kebersamaannya dengan Noor Rachmad, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), dan Martuani Sormin Siregar, perwira tinggi Polri. Dalam tulisannya, Jeremy memberikan dukungan kepada pihak-pihak tersebut untuk menyelesaikan kasus teror kali ini.
"Pak Jampidum... Kita jaga Indonesia. Persatuan dan kenyamanan beribadah... Hukum mereka yang mengganggu orang berdoa... Jaga persatuan Indonesia," tulis Jeremy di fotonya bersama Noor. "Pantang mundur bang... Patriot persatuan Indonesia - garda NKRI - hidup damai," tulis Jeremy di fotonya bersama Martuani.
Jeremy pun mengingatkan anak-anaknya untuk bisa berhati-hati dan segera mengantisipasi jika melihat sesuatu yang mencurigakan. "Pasti kita imbau, kami lihat, kami monitor semuanya. Tapi (musibah atau ancaman) kita enggak pernah tahu," tandas Jeremy.
(wk/Afif)