Surabaya dikenal dengan kota yang memiliki segudang kuliner malam hari yang dapat memanjakan lidah karena rasa khas dan melegenda.
- Kresna T Kusumadewi
- Sabtu, 08 September 2018 - 12:48 WIB
WowKeren - Surabaya merupakan salah satu kota tertua di Indonesia, tak heran jika banyak pendatang yang ingin mengetahui seluk beluk kota tersebut. Selain ingin menyaksikan peninggalan bersejarah dari kota pahlawan ini, tentu saja juga ingin menyicip kuliner khasnya.
Mendapat julukan kota tertua, membuat Surabaya juga memiliki beberapa kuliner yang pantas disebut legenda. Selain rasanya melegenda dan khas, juga karena telah dikelola secara turun temurun.
Sebagaian besar kuliner di Surabaya yang tergolong lezat dapat dijumpai di malam hari. Jadi, selain menikmati gemerlap lampu kota, lidah kalian juga akan dimanjakan oleh kuliner khasnya.
Berikut sepuluh makanan legendaris Suarabaya yang terkenal sejak puluhan tahun. Simak ulasannya berikut ini.
(wk/Kres)1. Bebek Goreng Tugu Pahlawan
Warung kaki lima milik Hajah Minhah ini telah berdiri sejak tahun 1989. Lokasinya cukup strategis tepat di depan taman kota yang disebut juga sebagai Tugu Pahlawan. Tepatnya di Jalan Tembaan No. 19A Bubutan. Warung satu ini dikenal sebagai kuliner malam hari karena baru buka pada jam 6 sore.
Pastikan kalian sudah mengantri sebelum jam buka jika tidak ingin ketinggalan atau menunggu lama demi menikmati cita rasanya. Saking ramainya, warung tersebut hingga membagi antrean menjadi dua bagian, yaitu untuk makan di tempat dan dibawa pulang. Urusan rasa tidak perlu diragukan lagi, warung ini menyediakan menu favorit paha super ukuran jumbo.
Bumbu yang disajikan pada bebek begitu pas gurihnya, bahkan hingga merasuk dalam dagingnya yang terbilang empuk. Semakin nikmat karena disajikan dengan parutan kelapa gurih di atas daging bebeknya. Bagi yang suka pedas kalian bisa meminta tambah untuk sambalnya, nasi panas, daging bebek lezat dan sambal pedas adalah perbaduan pas untuk memanjakan lidah.
Harga yang dibanderol untuk satu porsi bebek tergolong murah, hanya RP 18 ribu untuk yang paha biasa. Sedangkan porsi jumbo cukup membayar Rp 22 ribu saja.
2. Tahu Telor Pak Jayen
Tahu telor di Surabaya memang banyak jenisnya, namun yang paling legendaris dan dicari banyak orang adalah Tahu Telor Pak Jayen. Kalian bisa mengunjungi warung ini pada pukul 4 sore. Lokasinya di Jalan Dharmahusada Mojo, Gubeng No. 112.
Meskipun warung ini tidak pernah sepi pengunjung, namun pelayanannya cukup tangkas. Jadi kalian tidak perlu khawatir akan kelaparan dan menunggu lama. Saat baru tiba pelayan akan langsung menghampiri dan menanyakan pesanan kalian serta level pedas yang diinginkan.
Dalam satu porsi tahu telor Pak Jayen kalian disuguhi tahu goreng, tahu yang digoreng bersama telor dadar, tauge, kentang, lontong lengkap beserta kerupuknya. Hal yang membedakan dengan kebanyakan tahu telor lainnya adalah rasa bumbunya yang tidak enek dan gurihnya pas. Untuk satu porsinya kalian cukup membayar seharga Rp 14 ribu saja.
3. Rawon Kalkulator
Jangan berpikir makanan ini berhubungan dengan alat penghitung ya. Namun karena namanya yang unik, warung ini jadi begitu legendaris. Selain itu rasa Rawon yang disajikan warung yang terletak di Sentra PKL Taman Bungkul ini juga tergolong lezat.
Warung ini sudah buka sejak 43 tahun yang lalu dan beberapa kali pindah lokasi. Nama awalnya Rawon Sedap Malam, sedangkan kalkulator sendiri diambil dari ketangkasan para pramuniaga dalam menghitung total tagihan.
Menu yang disajikan hanya ada dua yaitu rawon dan soto, sedangkan yang lainnya seperti perkedel, tempe, jerohan dan telur asin merupakan makanan pendamping. Kuah hitam pekatnya begitu menggoda selera, terlebih saaat gigitan pertama pada dagingnya yang empuk dan menguarkan aroma rempah-rempah. Perpaduan untuk menggoyang lidah kian pas, terlebih jika kalian menambahkan sambal pedas dan tauge yang memberikan sensasi berbeda.
4. Tahu Campur Pak Kahar
Terletak di Jalan Embong Malang No. 78 Genteng, tahu campur ini begitu melegenda dan dianggap paling familiar di lidah masyarakat Surabaya. Untuk mencicipi kuliner satu ini kalian harus siap mengantri pada jam 5 sore tepat saat warung tersebut buka. Kuah yang disajikan begitu melekat dengan aroma kaldu sapi yang menggoda selera.
Dengan harga tiap porsinya Rp 17 ribu, tahu campur Cak Kahar ini menyajikan daging sapi yang empuk dan bumbu petis manis. Dalam satu piring terdapat beberapa potongan daging sapi yang cukup besar, otot sapi kenyal yang tak kalah nikmat, mie kuning, tahu, lentho dan kerupuk udang.
Meskipun terkesan kental dengan bumbunya, tahu campur ini tidak enek karena adanya sayur selada dan tauge. Semakin menambah cita rasa jika disajikan dengan perasan jeruk nipis serta sambal.
5. Lontong Balap Pak Gendut
Konon katanya lontong balap satu ini sudah ada sejak tahun 1958, tahun tersebut kalian tentu belum lahir. Namun kelezatan yang tersaji pada zaman itu masih bisa kalian nikmati sekarang. Cukup datang saja ke Jalan Embong Malang no. 38 atau Jln Prof. Dr. Moestopo No. 11, kalian bisa melahap seporsi lontong balap dengan kuah segarnya yang begitu nikmat.
Dalam satu porsi lontong balap, kalian bisa menikmati lentho, sate kerang, lontong, mie kuning dan toge. Sajian tersebut nantinya disiram kuah bening yang panas dan ditaburi irisan daun bawang serta bawang goreng.
Kelezatan lontong balap ini memang ditentukan dari kuah bening tapi segar dan gurih serta sambal petisnya yang lezat. Selain itu cita rasa yang tak berubah semenjak 60 tahun lalu juga dipengaruhi dari peralatan yang digunakan. Selain itu juga melalui proses memasak secara tradisional yang cukup panjang.
6. Sego Sambel Mak Yeye
Bagi kalian pecinta pedas, tak lengkap rasanya jika belum mengunjungi warung yang satu ini. Sego Sambel Mak Yeye begitu populer di kalangan paruh baya dan juga remaja. Kuliner ini juga tergolong sebagai kuliner malam karena baru buka pada jam 9 malam. Jadi abaikan diet kalian untuk mencicipi nikmatnya sambal dengan lauk-lauk yang begitu lezat dan gurih.
Lokasinya cukup strategis di daerah Jagir Wonokromo, meskipun hanya warung kaki lima dengan pelindung terpal namun pengunjungnya begitu membludak. Menu yang paling populer disini adalah sego sambel iwak pe. Iwak pe merupakan salah satu ikan laut dengan rasa gurih yang khas dan bau yang menyengat.
Namun tekstur daging yang lembut tentu menambah kenikmatannya, apalagi disajikan dengan nasi panas dan sambalnya yang luar biasa pedas. Meskipun antri cukup lama, namun semua akan terbayarkan saat sajian telah masuk dalam mulut kalian. Harga yang dipatok juga cukup ramah kantong, satu porsi nasi, telur, tempe dan ikan pe hanya Rp 17 ribu saja.
7. Sate Klopo Ondomohen
Warung sate legendaris dan masih memiliki banyak penggemar adlah Sate Klopo Ondomehen Bu Asih. Konon katanya, racikan satenya dari 69 tahun lalu tidak berubah dan tetap lezat. Keunikan sate ini adalah setiap tusuk daging sapi atau ayamnya akan dibalut dengan parutan bumbu kelapa yang sudah dibumbui.
Kelapa parut tersebut turut dibakar sehingga menimbulkan aroma wangi yang menyatu dengan dagingnya. Pelengkap makanan ini adalah serundeng yang juga terbuat dari kelapa parut. Untuk satu porsi sate sapi klopo yaitu 10 tusuk memang cukup mahal, sekitar Rp 25 ribu.
Sate ini disajikan dengan bumbu kacang dan kecap dilengkapi potongan bawang merah. Jika kalian pecinta pedas, bisa minta untuk ditambahkan potongan cabe rawit. Tekstur daging sapinya yang tebal cukup empuk, jadi tidak perlu khawatir kesusahan melahapnya. Rasa manis, pedas dan gurih bercampur menjadi satu, istimewanya bumbu kacang yang disajikan juga lebih lembut sehingga kacangnya lebih terasa.
8. Nasi Cumi Waspada
Nasi cumi satu ini mungkin bisa dianggap sebagai kuliner paling tua, sebab sudah berdiri sejak tahun 1917. Namanya yang unik memang diambil dari lokasi warungnya yaitu di Jalan Waspada. Hingga kini, warung yang tidak pernah sepi pengunjung itu sudah dikelola oleh 4 generasi.
Menu andalan disini adalah cumi masak tinta, dengan bumbunya yang hitam pekat karena memanfaatkan tinta cumi. Tidak perlu khawatir meskipun warnanya yang hitam, namun rasanya tidak bisa diremehkan. Perpaduan gurih bumbu dan rasa cuminya berpadu menjadi sangat lezat.
Cara memasaknya pun juga istimewa, sehingga bumbunya meresap ke dalam daging cumi. Tidak terlalu lama, karena dapat membuat daging cumi menjadi alot dan mengurangi kenikmatannya. Dalam satu porsi nasi cumi waspada, kalian juga bisa menikmati nasi putih hangat, empal, telor dan peyek udang
9. Es Krim Zangrandi
Salah satu kedai es krim terbaik di Surabaya bisa kalian dapatkan di sini. Bahkan ada kalimat yang menyatakan jika ke kota pahlawan belum lengkap jika tidak mengunjungi es krim Zangrandi. Kedai ini berdiri sejak tahun 1930 tepatnya di masa penjajahan Belanda, tak heran jika banyak yang mengira jika kedai ini didirikan oleh orang Belanda.
Kenyataannya, kedai es krim yang berada di Jalan Yos Sudarso 15. Embong Kaliasin, Genteng ini didirikan oleh pria Italia bernama Roberto Zangrandi. Konon katanya ini merupakan kedai es krim pertama yang ada di tanah air. Meskipun keluarga Roberto Zangrandi telah kembali ke Italia di tahun 1960, namun cita rasa es krimnya tetap tidak berubah. Adi Tanumulia yang mengambil alih kedai ini tetap mempertahankan nama serta cita rasa yang sudah begitu familiar.
Pembuatan es krim Zangrandi menggunakan bahan alami tanpa perasa buatan, seperti susu segar, gula pasir dan buah-buahan, oleh sebab itu warna es krimnya tidak mencolok. Tidak banyak yang berubah dari segi rasa, pemilik hanya memberikan varian-varian agar lebih kekinian.
Menu es krim yang menjadi favorit di kedai ini adalah banana split, tutti fruti, mecodonia dan es krim soda. Tekstur dari es krim Zangrandi ini lebih lembut dan mudah meleleh karena tidak menggunakan pengawet, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Untuk menikmati menunya kalian hanya perlu merogoh kocek Rp 25 ribu hingga Rp 60 ribu saja.
10. Rujak Cingur Achmad Jais
Rujak Cingur yang satu ini dianggap yang paling mahal di dunia. Pasalnya untuk menikmati satu porsinya kalian harus rela mengeluarkan satu lembar uang Rp 50 ribu. Namun dengan harga yang begitu mahalnya, kalian tidak perlu mengkhawatirkan masalah rasanya. Jika biasanya bumbu rujak cingur berasal dari kacang tanah, untuk yang satu ini menggunakan kacang mede. Sehingga memberikan rasa gurih yang berbeda untuk lidah.
Dalam satu porsi rujak cingurnya kalian juga disuguhkan dengan buah-buahan segar seperti nanas, mangga muda, kedondong, timun, bengkoang dan sayuran. Jangan lupakan yang menjadi andalannya yaitu cingur sapi yang luar biasa enak. Lokasi rujak cingur legendaris ini berada di Jalan Achmad Jais No. 40 Wonokromo Jawa Timur. Warung ini hanya buka selama lima jam saja yaitu mulai pukul 12 siang hingga jam 5 sore.