Konsumsi Nanas dan Durian Sebabkan Keguguran Pada Ibu Hamil, Benarkah?
Health

Apa kalian masih percaya mitos soal buah nanas dan durian yang dapat menyebabkan keguguran? Cari tahu kebenarannya di sini, yuk.

WowKeren - Kalian pasti pernah mendengar mitos yang menyebutkan bahwa nanas dan durian tidak boleh dikonsumi oleh ibu hamil lantaran dapat menyebabkan keguguran, kan? Pada zaman yang sudah serba modern ini, rupanya mitos tersebut masih dipegang teguh oleh masyarakat.

Sebenarnya, percaya akan mitos tersebut tidak ada salahnya. Hal tersebut wajar mengingat keselamatan sang calon buah hati. Apalagi kalau kalian sedang mengandung anak pertama, wah pasti lebih ekstra hati-hati lagi, nih.

Padahal nanas dan durian memiliki banyak manfaat, lho untuk ibu dan janinnya. Lantas mengapa harus dihindari? Berikut terdapat penjelasan mengenai benar atau tidaknya mitos tersebut. Simak ulasannya di bawah ini, ya.

(wk/nris)

1. Nanas dan Durian Dapat Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil


Nanas dan Durian Dapat Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil

Terkait nanas yang menyebabkan keguguran, sebenarnya belum ada bukti ilmiah untuk mendukung hal tersebut. Mitos tersebut mulanya berasal dari kandungan yang terdapat di dalam buah nanas.

Nanas mengandung enzim bromelain yang berguna untuk memecah protein dalam tubuh. Sedangkan janin yang baru terbentuk terdiri dari sel protein sederhana. Asupan bromelain diduga dapat menyebabkan pendarahan dan keduduhan. Bromelain juga dapat merangsang leher rahim melunak dan melonggar sehingga dapat memicu persalinan dini.

Hal tersebut memang benar adanya. Bahkan penggunaan tablet bromelain tidak dianjurkan untuk dikonsumsi boleh ibu selama masa kehamilan. Karena senyawa itu dapat menyebabkan kontraksi dini dan pendarahan.

Namun, kandungan bromelain di dalam satu buah nanas tidak cukup untuk memberikan efek buruk pada kehamilan. Apalagi jika hanya menjadi buah pelengkap untuk rujak. Menurut penelitian Duke University Medical Center tahun 2011, satu porsi jus nanas segar hanya memiliki 16 mg bromelain. Jumlahnya sangat kecil untuk dapat menyebabkan keguguran. Kandungan tersebut pun akan hilang selama proses menjadi jus.

Bagi kalian yang penasaran, kandungan bromelain yang terdapat pada 7 hingga 10 buah nanas segar utuh yang dimakan sekaligus untuk dapat memberikan efek mengugurkan kandungan. Jadi, intinya nanas dapat dikonsumsi oleh ibu hamil selama dalam porsi yang masih wajah.

Sementara itu, untuk durian sendiri juga masih belum ada penelitian yang mengaitkannya pada efek keguguran. Namun, beberapa zat di dalam durian dapat menyebabkan kontraksi serta berpengaruh pada perkembangan janin.

Asam arachidonat di dalam durian dapat membentuk prosraglandin, senyawa yang mampu merangsang kontraksi yang mengekibatkan keguguran pada awal kehamilan dan kelahiran prematur pada usia kehamilan memasuki trimester akhir. Selan itu, ada alkohol yang mengakibatkan ganguan pada perkembangan janin sehingga mengakibatkan kelahiran prematur dengan berat badan yang rendah.

Selain itu, durian juga mengandung glukosa yang memicu mual dan muntah selama kehamilan. Gula darah pun bisa saja meningkat jika ibu hamil mengonsumsinya dan memungkinkan terjadi diabetes.

Namun, tentu saja hal itu berlaku jika kalian mengonsumsi durian secara berlebihan. Ibu hamil harus membatasi konsumsi durian antara 1 hingga 2 biji saja. Imbangi juga dengan nutrisi lainnya dengan memperbanyak sayur serta buah-buahan.

2. Ibu Hamil yang Mengidap Diabetes Gestasional Harus Membatasi Konsumsi Nanas dan Durian


Ibu Hamil yang Mengidap Diabetes Gestasional Harus Membatasi Konsumsi Nanas dan Durian

Meskipun telah disebutkan bahwa nanas dan durian aman-aman saja untuk dikonsumsi, para ibu hamil tetap harus berhati-hati. Apalagi bagi kalian yang mengidap diabetes gestasional.

Nanas yang diproses menjadi jus merupakan sumber gula alami yang cukup tinggi. Sehingga bisa saja menyebabkan gula darah meningkat tajam jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Maka dari itu, jadikan menu tersebut sebagai pelengkap dari makanan lain saja.

Hal tersebut juga berlaku pada durian, sebelumnya telah disebutkan bahwa glukosa dan karbohidrat dalam buah itu dapat memicu diabetes. Ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional harus membatasi memakan buah satu ini.

Selain itu, sebagian orang mungkin juga mengalami semacam alergi saat mengonsumsi nanat seperti gatal atau bengkak di mulut, reaksi kulit merah atau gatal, asma, pilek dan lainnya. Alergi tersebut biasanya muncul dalam beberapa menit setelah mengonsumsi nanas.

3. Manfaat Besar Nanas dan Durian Bagi Ibu Hamil dan Janin


Manfaat Besar Nanas dan Durian Bagi Ibu Hamil dan Janin

Hal yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, apa nanas dan durian memiliki manfaat besar untuk ibu dan si calon bayi? Jawabannya, iya ada. Kandungan di dalam nanas dan durian ikut membantu perkembangan janin, lho.

Nanas memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Kandungan tersebut dapat menyuplai produksi kolagen yang membantu pertumbuhan kulit, tulang rawan dan tendon bayi. Selain itu, vitamin C juga menunjang kekebalan tubuh kalian selama hamil. Jadi, ibu tidak gampang terserang penyakit.

Buah berwarna kuning ini juga merupakan sumber serat yang tinggi sehingga efektif meringankan sembelit yang biasa terjadi pada tahap awal kehamilan. Nanas jug mengandung berbagai kandungan lainnya seperti vitamin A, B6, folat, niancin, thiamin, riboflavin,asam pantotenat, besi, magnesium, kalium dan mangan.

Sementara durian, mengandung zinc yang sangat baik untuk kesehatan mata dan jaringan kulit. Ada juga kandungan asam folat yang membantu mendorong pembentukan sel darah merah yang kaya akan oksigen.

Selain itu, asam folat juga merangsang perkembangan safar janin di dalam kandungan. Bahkan, kolestrol jahat di dalam tubuh juga dapat ditekan oleh Raja Buah ini, lho.

Setelah tahu kebenaran mitos terkait konsumsi nanas dan durian serta manfaatnya yang besar untuk janin, apa kalian masih akan menghindarinya? Eits ingat, tidak boleh berlebihan, ya.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait