Aktivitas Vulkanik Meningkat, Gunung Anak Krakatau Keluarkan Lava Pijar
Twitter/NASAEarth
Nasional

Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak percaya soal isu erupsi yang akan menyebabkan tsunami.

WowKeren - Pada Jumat (28/9) kemarin, Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa yang cukup dahsyat. Berkekuatan 7,4 SR, gempa tersebut menimbulkan bencana tsunami yang menelan banyak korban. Kabar terakhir menyebutkan bahwa korban tewas mencapai 832 orang.

Belum usai duka dan kecemasan akibat gempa dan tsunami yang cukup dahsyat, masyarakat dikhawatirkan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang meningkat. Gunung yang berada di Selat Sunda tersebut terpantau mengeluarkan lava pijar hingga menyentuh lautan. Berdasarkan keterangan, Gunung Anak Krakatau juga terus mengalami gempa tremor.

Namun, petugas telah membantah bahwa ini merupakan keadaan berbahaya. "Hanya tremor saja. Kita catatnya menerus, tremor menerus," jelas Denny Mardiono, petugas Pantau GAK, dilansir Liputan 6 pada Selasa (2/10).

Denny menyebutkan bahwa aktivitas GAK ini masuk dalam level 2 atau waspada. "Aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau, sampai dengan saat ini masih tinggi, dengan ditunjukkan masih terekamnya gempa tremor," terang Denny.


Meski menunjukkan peningkatan aktivitas, petugas mengimbau masyarakat sekitar pesisir pantai untuk tetap tenang. Petugas juga menegaskan untuk tidak memercayai isu-isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang bisa menyebabkan tsunami.

"Masyarakat di wilayah pantai harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami," jelas Denny. "Serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.".

Perlu diketahui, gempa tremor muncul lantaran aktivitas gunung api yang meningkat. Meski demikian, gempa tremor yang muncul lantaran aktivitas gunung berapi tidak selalu berakhir dengan letusan besar.

Gunung Anak Krakatau sendiri merupakan salah satu gunung berapi aktif yang berada di wilayah kepulauan vulkanik Krakatau. Gunung berapi ini terletak di Selat Sunda yang memisahkan anatara Pulau Jawa dan juga Sumatra. Salah seorang profesor Jepang menyebutkan bahwa letusan Gunung Anak Krakatau masih relatif aman. Meskipun demikian, teori lain menyebutkan bahwa jika gunung ini meletus, angka korban yang ditimbulkan mungkin lebih dahsyat dari letusan sebelumnya.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait