Hanura Janji Hapus Ujian Nasional Sebab Pendidikan Indonesia Tak Merata dan Jadi Beban Masyarakat
Nasional

OSO menilai terdapat beban yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk membayar biaya Ujian Nasional.

WowKeren - Partai Hanura berjanji untuk menghapus Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di sela-sela rapat koordinasi DPP di kediamannya, Rabu (30/1).

OSO mengatakan bahwa penghapusan UN merupakan salah satu dari 13 program yang dijanjikan Hanura pada masyarakat. "Salah satu saya ungkapkan bahwa Hanura akan meminta pemerintah untuk hapus ujian nasional," ujar OSO seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut OSO, kualitas pendidikan antarwilayah di Indonesia belum merata, antara Indonesia bagian barat dan timur sehingga standarisasi lewat Ujian Nasional perlu dihapuskan. Namun, OSO tidak menjelaskan solusi yang diberikan partai Hanura untuk menggantikan Ujian Nasional.


Terkait program tersebut, OSO mengatakan bukan untuk kepentingan partai melainkan masyarakat Indonesia. Ia menilai terdapat beban yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk membayar biaya Ujian Nasional.

"Hanura akan minta pemerintah untuk bebaskan biaya ujian. Hapus ujian nasional," lanjutnya. "Jadi bukan untuk keputusan parpol saja. Tapi keputusan untuk rakyat, untuk generasi muda milenial."

Selain itu, Ketua DPP Hanura bidang Organisasi Benny Ramdhani juga mengungkapkan hal serupa. Benny menilai, Ujian Nasional dapat dilaksanakan apabila kualitas pendidikan nasional sudah merasa.

"Kualitas pendidikan selama ini berbeda, yang terjadi misalnya di daerah perkotaan, dengan daerah pinggiran Indonesia, bagaimana bisa kita berharap adanya standarisasi yang tentu berakibat ke standar kelulusan, akhirnya kelulusan untuk daerah timur itu sangat kecil," jelas Benny.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait