Romahurmuziy mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan brand baru bernama '0110' untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf.
- Wahyu
- Senin, 25 Februari 2019 - 10:51 WIB
WowKeren - Gerakan 212 masih menjadi kontroversi sampai saat ini. Cawapres 01 Ma'ruf Amin bahkan pernah menyebutkan bahwa gerakan ini sejatinya merupakan bentuk protes atas kasus penistaan agama beberapa waktu lalu. Namun oleh sejumlah pihak dibangkitkan kembali untuk kepentingan politik.
Sayangnya, acara yang diselenggarakan oleh pihak penggerak gerakan 212 kerap menimbulkan kontroversi. Seperti Malam Munajat 212 yang digelar pada Kamis (22/2) lalu.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai bahwa gerakan ini sudah mulai ditinggalkan oleh pesertanya. Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan bahwa pamor 212 sudah mulai menurun. Gerakan 212 dinilai Rommy sudah tidak lagi efektif. Adapun pengikutnya hanya tinggal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional (PAN).
"Brand '212' sudah mulai menurun, apalagi setelah Munajat 212, itu tinggal kawan-kawan PKS, Gerindra dan PAN," kata Rommny di acara Santiaji Caleg PPP di Hotel Platinum, Sleman, Yogyakarta, Minggu (24/2). "Ke depan tidak lagi efektif dan sudah mulai kehilangan relevansi."
Rommy mengatakan bahwa rakyat sudah melihat sosok Capres 02 Prabowo Subianto yang sebenarnya. Ia kemudian menyinggung tentang ramainya tagar setiap Prabowo melakukan ibadah salat Jumat. Selain itu, aktivitas Prabowo yang ikut menari di acara natal juga ikut menjadi pemicu brand 212 kehilangan pamor.
"Joget Prabowo di Natal, tagar tiap Jumat Prabowo Jumatan di mana, agama keluarga Prabowo," jelas Rommy. "Masyarakat semakin terbuka matanya siapa itu Prabowo."
Sebaliknya, Rommy dan PPP saat ini telah membuat brand baru bernama "0110". Acara Santiaji yang digelarnya itu bertujuan untuk memperkuat 0110. Adapun 0110 merupakan upaya pemenangan Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin serta PPP.
"Kita adakan acara Santiaji untuk memperkuat brand 0110," tutur Rommy. "Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan pemenangan PPP, maka tagline-nya 0110."
Rommy menargetkan agar PPP bisa masuk ke tiga besar secara nasional di Pemilu 219 nanti. Sebab, Pemilu ini adalah yang ke-10 kalinya bagi PPP.
"Kita juga pada posisi mengejar target masuk 3 besar secara nasional pada Pemilu 2019," lanjut Rommy. "Pemilu yang sudah diikuti PPP ke-10 kalinya."
(wk/wahy)