DPRD DKI Minta Anies Baswedan Tak Lebay Tanggapi Soal Saham Bir
Nasional

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI, Bestari Barus, meminta agar Anies tak berlebihan dalam menangani pelepasan saham perusahaan bir tersebut.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tengah berseteru dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI terkait penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk. Diketahui, proses penjualan saham Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) produsen bir tersebut belum terlaksana hingga kini.

Anies sebelumnya telah menyebut bahwa DPRD DKI tak kunjung menyetujui proses penjualan saham tersebut. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut juga menilai bahwa wakil rakyat di Jakarta ingin tetap memiliki saham bir.

Menanggapi hal tersebut, DPRD DKI pun buka suara. Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, meminta agar Anies tak berlebihan dalam menangani pelepasan saham perusahaan bir tersebut.

"Ya kalau mau lepas, lepas saja. Ikuti saja prosedurnya, enggak usah lebay ngomong ke sana sini bahwa DPRD enggak mau segala macam," tutur Bestari, Selasa (5/3). "Selama ini, yang DPRD enggak mau juga dia jalanin.”

Bestari meminta agar sang Gubernur tak usah lebay menanggapi soal pelepasan saham tersebut. Pasalnya, meskipun DPRD menolak, Anies tetap bisa mengambil keputusan untuk menjualnya.


"Sudahlah, dalam tahapan pemilu ini, gubernur itu enggak usahlah terlalu lebay. Kalau mau jual saham bir, jual," jelas Bestari. "Karena bir itu mungkin sesuatu yang buruk bagi masyarakat DKI Jakarta dan haram.”

Menurut Bestari, keputusan untuk jadi atau tidaknya melepas saham perusahaan bir tersebut merupakan salah satu tanggung jawab Anies. Jadi sang Gubernur bebas untuk menentukan pilihannya.

"Itu tanggung jawab dia. Kan kayak lagu, kau yang memulai kau yang mengakhiri," jelas Bestari. "Kalau DPRD ini kan, bukan yang mendorong untuk membeli saham dulunya, kan maunya gubernur.”

Diketahui, Anies dan Sandiaga Uno berjanji akan menjual saham PT Delta apabila milik Pemprov DKI apabila terpilih dalam Pilkada 2017. Anies juga pernah menyatakan dirinya menarget proses kajian untuk pelepasan saham perusahaan bir tersebut selesai dilakukan pada Maret 2019.

Sebelumnya, Anies menyebut bahwa pihaknya hanya menjalankan apa yang menjadi aspirasi rakyat. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia membutuhkan persetujuan wakil rakyatnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait