Tak Terima Hasil Quick Count, Prabowo dan Jutaan Pendukung Bakal Turun ke Jalan?
Instagram/prabowo
Nasional
Pemilu 2019

Selain itu, Prabowo Subianto meminta agar angka yang diinput pada Situng KPU sama dengan yang berada di formulir C1. Suara rakyat harus diawasi dan diamankan.

WowKeren - Prabowo Subianto meminta pendukungnya tidak terprovokasi oleh isu yang berkembang usai hasil quick count Pilpres 2019 yang dirilis sejumlah lembaga survei. Ia mengatakan bahwa massa pendukungnya hanya menginginkan kejujuran dan keadilan.

Meski demikian, Prabowo akan membuktikan saat jutaan massa pendukungnya turun ke jalan, mereka akan tetap menjaga kedamaian. "Kalau pun nanti kalau nanti jutaan atau belasan juta turun kita buktikan tertib, aman, dan damai," ujar Prabowo ketika menyampaikan orasinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4) kemarin.


Prabowo meminta agar semua pendukung dan timnya untuk menjaga formulir C1 yang dipegang panitia pemilihan kecamatan (PPK) di seluruh tingkat kecamatan untuk Pemilu 2019. "Harus dijaga karena sudah ada usaha menghilangkan kotak suara," lanjut mantan Danjen Kopassus.

Selain itu, Prabowo meminta agar angka yang diinput pada Situng KPU sama dengan yang berada di formulir C1. Suara rakyat harus di awasi dan diamankan.

"Pastikan angka yang diinput harus sama dengan angka di formulir C1. Menjaga semangat dalam berjuang," jelas Prabowo. "Awasi dan amankan suara rakyat, jangan sampai suara rakyat dicurangi terus."

"Ajak seluruh rakyat Indonesia mengetuk pintu langit berdoa dan bermunajat pada Allah SWT," lanjutnya. "Agar Allah meridhoi ikhtiar kita serta pastikan bangsa Indonesia sebagai bangsa bermartabat berdaulat adil makmur."

Menanggapi ucapan Prabowo terkait pengarahan massa ke jalanan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Andre Rosiade mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menurunkan massa. Ia menegaskan pihaknya akan bertindak sesuai dengan konstitusi.

"Enggak ada, enggak ada (mengerahkan massa ke jalan)," katanya. "Pak Prabowo itu konstitusional."

Prabowo sendiri telah tiga kali mendeklarasikan kemenangannya di Pilpres 2019 pada Rabu (17/4) dan Kamis (18/4). Deklarasi tersebut berdasarkan hasil penghitungan tim internal BPN Prabowo-Sandiaga.

Tak hanya pihak Prabowo-Sandiaga, TKN Jokowi-Ma'ruf pun melakukan hal yang sama. Deklarasi tersebut diwakili oleh Ketua Harian TKN, Moeldoko.

"Ini pernyataan resmi kami, TKN berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada paslon 01, Jokowi-Ma'ruf, sehingga kami menjadi pemenang pilpres 2019," kata Moeldoko. Langkah TKN tersebut dilakukan lantaran para pendukung yang mempertanyakan sikap pihak Jokowi-Ma'ruf yang tak kunjung mendeklarasikan kemenangan padahal quick count berbagai lembaga survei telah menunjukkan 01 unggul.

You can share this post!

Related Posts
Loading...