Rocky Gerung Sindir Jokowi dan Nilai Pemindahan Ibu Kota Hanya Pengalihan Isu
Nasional

Menurut pakar politik dan filsafat, Rocky Gerung, rencana pemindahan Ibu Kota hanyalah sebuah pengalihan isu. Ia juga mempertanyakan dasar rencana pemindahan Ibu Kota tersebut.

WowKeren - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia ke luar Pulau Jawa terus menjadi topik bahasan hangat. Sejumlah pihak pun menyatakan kritik terhadap rencana tersebut. Salah satunya adalah pakar politik dan filsafat kondang, Rocky Gerung.

Menurut Rocky, rencana pemindahan Ibu Kota hanyalah sebuah pengalihan isu. Ia juga mempertanyakan apa dasar rencana pemindahan Ibu Kota tersebut.

"Mau dipindahkan kemana Ibu Kotanya? Malahan lebih lucu kalau permasalahan dasarnya hanya banjir," tutur Rocky saat menjadi pembicara di Seminar Kepemimpinan di Gedung Duafa Center, Ternate, Maluku Utara, pada Rabu (1/5). "Nah, kalau Ibu Kota itu dipindahkan lantas apakah Jakarta tidak banjir lagi?"

Rocky pun menuturkan bahwa pemindahan ibu kota negara sedang marak digaungkan untuk menimbulkan isu baru. Ia lantas menyinggung kondisi DKI Jakarta saat Joko Widodo alias Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur.

Jokowi, ujar Rocky, berjanji akan mengatasi persoalan banjir dalam kampanyenya sebagai Cagub DKI Jakarta. Kemudian, Jokowi mengklaim bahwa dirinya akan lebih mudah mengatasi permasalahan banjir tersebut apabila menduduki jabatan Presiden RI.


"Dulu era Jokowi menjadi Gubernur DKI, warga persoalkan banjir diklaim telah selesai. Dan ketika jadi presiden, Jokowi mengatakan ia akan lebih mudah lagi menyelesaikan banjir," jelas Rocky. "Dan, bagaimanakah Jokowi menyelesaikan masalah banjir? Ya itu tadi, memindahkan Ibu Kota."

Keseriusan Jokowi sebagai seorang Kepala Negara lantas dipertanyakan oleh Rocky. Ia berharap agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang menyelesaikan persoalan bangsa secara visioner. Isu pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia sendiri, jelas Rocky, sudah digaungkan sejak era kepemimpinan Soekarno.

"Kalau dibilang pemindahan ibu kota itu ide kreatif Presiden saat ini, tentunya tidak," tutur Rocky. "Di zaman Bung Karno sudah pernah disuarakan."

Hal senada sempat disampaikan oleh Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno. Menurut Sandi, pada zaman Bung Karno sudah ada wacana pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya.

"Harus dilihat juga bukan dari aspek tata kota, tata ruangnya, dilihat juga dari aspek ekonomi, sosial budaya, politiknya juga," tutur Sandiaga pada Selasa (30/4). "Ini dari zaman Bung Karno ya, dulu mau dipindahin ke Palangka Raya."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait