Bukan Uang Bayaran, Polisi Sebut Tersangka Rusuh 22 Mei Dapat Rp 150 Juta untuk Beli Senjata
Nasional

Selain itu, polisi menyebutkan bahwa tersangka akan diberikan jaminan terhadap kehidupan anggota keluarganya jika berhasil mengeksekusi satu orang dari lima target yang diberikan.

WowKeren - Sedikitnya enam orang tersangka telah diamankan polisi terkait kepemilikan senjata api pada aksi 22 Mei. Salah satu dari tersangka disebut menerima dana sebesar Rp 150 juta.

Mabes Polri mengungkapkan bahwa uang sebanyak itu bukanlah bayaran yang diberikan pada tersangka yang hendak mengeksekusi empat tokoh negara, melainkan untuk membeli senjata. Adapun uang tersebut diberikan dalam pecahan dolar Singapura. "Rp 150 (juta) itu buat beli senjata," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Uang tersebut diberikan secara tunai kemudian dicairkan untuk keperluan membeli senjata. "Cash, langsung dikasih cash. Kemudian dicairkan di money changer Rp 150 juta langsung dia pakai untuk itu (beli senjata)," ungkap Dedi.

Tak hanya honor untuk menjalankan aksinya, tersangka juga akan diberi "upah" lain. Mereka akan dijanjikan jaminan untuk kehidupan keluarga mereka jika berhasil mengeksekusi salah satu target.


"Satu dulu yang harus dieksekusi dulu, yang lembaga survei itu," tutur Dedi. "Kalau misalnya kamu dapet itu, hajar dulu yang lembaga survei nanti baru dikasih uang dan seluruh keluarganya ditanggung."

Sebelumnya, polisi telah berhasil mengamankan kelompok perusuh yang ingin menunggangi aksi 22 Mei untuk melancarkan misinya. "Kasus kepemilikan senjata api ilegal yang akan digunakan dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019 dan rencana pembunuhan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal pada Senin (27/5).

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya adalah senjata api laras panjang lengkap dengan teleskop. Senjata mematikan ini dipergunakan untuk membunuh dari jarak jauh.

"Senjata api laras panjang ini, coba dilihat, ini ada teleskopnya," jelas Iqbal. "Jadi, diduga kuat memang ingin menghabisi dari jarak jauh. Walau rakitan, ini efeknya luar biasa," jelas Iqbal saat memperlihatkan barang bukti tersebut.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait