Banyak KA Terlambat Harus Putar Jalur, Menhub Ungkap Penyebab Kereta Lodaya Anjlok
Nasional

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut bahwa kontur tanah di pegunungan yang cenderung menurun menjadi KA rawan mengalami anjlok jika melaju dengan kecepatan tinggi.

WowKeren - Sejumlah jadwal keberangkatan kereta api mengalami keterlambatan akibat anjloknya KA Lodaya tambahan rute Solo-Bandung. KA Lodaya anjlok pada kilometer 193-192 antara Stasiun Lebakrejo dan Stasiun Nagreg, Jawa Barat, Rabu (29/5).

Akibatnya, sejumlah kereta harus memutar ke jalur lain. "Perubahan ke lintas utara ini yang membuat kereta-kereta mengalami keterlambatan datang ke tujuan," kata Manajer Humas PT KAI DAOP 2 Noxy Citrea melalui keterangan tertulis dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (31/5).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut bahwa penyebab insiden ini adalah kontur tanah yang cenderung menurun. Terutama di daerah Garut dan Tasik yang merupakan wilayah pegunungan. Banyak jalur kereta yang berada di lereng bukit.

"Penyebabnya penurunan," kata Budi di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (30/5). "Di daerah Garut, Tasik, itu kan daerah pegunungan. Banyak jalan KA di lereng bukit."


Hal ini membuat tanah mudah bergetar ketika kereta api melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi tersebut akan diperparah ketika cuaca sedang hujan sehingga potensi anjloknya kereta menjadi lebih besar. "Jadi kalau kecepatan tinggi itu bergetar. Apalagi kalau ada hujan, itu yang buat anjlok," imbuh Budi.

Akibat adanya perbaikan di jalur tersebut, mau tidak mau kereta yang melintas juga harus mengurangi kecepatannya. Hingga Kamis sore, sejumlah kereta yang melintas di kilometer 193-192 mulai lancar. Jika sebelumnya kecepatan kereta hanya 20 km/jam, di malam hari KA sudah bisa melaju 30 km/jam.

"Sampai jam lima sore tadi sudah membaik," jelas Budi. "Kecepatan 20 kilometer per jam, malam ini 30 kilometer per jam. Jaraknya tidak panjang sehingga tidak membuat traffic KA terganggu."

Terkait hal ini, Budi mengaku sudah mengimbau agar KA lebih berhati-hati, terutama saat mudik menjelang lebaran. Sebab, kereta menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat. "Sebelum libur saya sudah sampaikan agar selalu waspada," pungkas Budi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait