Menhub Akan Tegur Maskapai Garuda Soal Harga Tiket yang Tembus Rp 21 Juta
Instagram/budikaryas
Nasional

Walaupun Tarif Tersebut Dipatok Untuk Penerbangan Dengan Transit, Namun Menhub Menilai Harga yang Ditetapkan Terlalu Mahal. Destinasi Transit pun Dinilai Aneh.

WowKeren - Masyarakat Indonesia dibuat tercengang dengan munculnya tiket dari maskapai Garuda Indonesia di platform penyedia tiket online Traveloka yang harganya mencapai Rp 21,9 juta. Penerbangan tersebut dari kelas bisnis dengan rute Bandung-Medan. Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut akan menegur manajemen Garuda Indonesia serta Traveloka.

”Saya akan menegur yang menjadi stakeholder dari maskapai, dalam hal ini Garuda Indonesia,” kata Budi ketika ditemui awak media di Posko Nasional Terpadu Angkutan Lebaran di Gedung Kemenhub, Jakarta, Kamis (30/5). “Karena ini menyesatkan informasinya, Bandung-Kualanamu (Medan) Rp 21 juta.”

Menhub menilai tarif yang ditetapkan tergolong kurang bijak karena terlalu mahal, walaupun tiket tersebut bukan tiket sekali penerbangan. Apalagi, menurut Budi, bandara transit yang ditetapkan dalam rute tersebut juga terlalu aneh.

”Tiket transit yang tidak masuk di akal. Bikin tiket dari Bandung ke Bali, (lalu) dari Bali (ke) Jakarta, Jakarta ke Kualanamu. Kalau enggak dari Jakarta ke Hongkong baru ke Kualanamu, bisa begitu,” tuturnya, dilansir dari Kompas, Jumat (31/5). “Jadi saya minta warga untuk menegur Traveloka yang memberikan informasi yang menyesatkan.”


Ia menambahkan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan layanan informasi transportasi publik dengan baik, termasuk soal harga tiket pesawat. Oleh karena itu Menhub mengimbau supaya masyarakat aktif menegur atau melaporkan apabila ada pihak-pihak yang berusaha memberi informasi menyesatkan.

”Apalagi mendapatkan keuntungan dari ketidakjelasan informasi, itu harus ditegur,” katanya. “Oleh karena itu saya minta Garuda Indonesia untuk menegur dan saya sudah menyampaikan ke media melalui Garuda Indonesia untuk menyampaikan itu.”

Menhub pun mengaku tidak menyetujui serta tidak akan menoleransi Garuda Indonesia dan Traveloka atas harga tiket berikut. Pasalnya pihaknya telah menerapkan Tarif Batas Atas (TBA) baru untuk maskapai penerbangan beberapa waktu lalu dan meminta semua maskapai menerapkan TBA tersebut.

Ia lantas meminta Garuda Indonesia untuk mempertimbangkan membuat rute perjalanan baru demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang. “Mengapa tidak buat (rute) Bandung-Jakarta, Jakarta-Kualanamu. Bandung-Jakarta (kan) ada penerbangan. Kalau memang pemikirannya konstruktif itu yang dilakukan,” pungkasnya.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait