Gerindra Ngaku Sudah Ditawari Kursi Menteri Oleh Jokowi, TKN: Jangan Kegeeran ya
Nasional

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, menyarankan agar Partai Gerindra bersilaturahmi terlebih dahulu untuk mendinginkan suasana. Terutama dalam momen Lebaran ini.

WowKeren - Partai Gerindra mengklaim pernah mendapat tawaran bergabung dengan koalisi Joko Widodo. Tak hanya itu, Jokowi bahkan disebut telah menawarkan kursi Menteri kepada Partai Gerindra.

"Bahkan kita juga mendengar dari berbagai pihak, Pak Jokowi juga ingin mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahnya, dan juga menawarkan berapa kursi menteri," tutur anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, pada Kamis (6/6). "Itu yang pernah kita dengar, dan bahkan saya mendengar tawaran itu sendiri dari berbagai tokoh di pihak Pak Jokowi. Tapi sekali lagi itu hak mereka ingin berharap seperti apa."

Meski demikian, Andre mengaku partainya kini tengah fokus pada gugatan hasil Pilpres yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. "Yang jelas kami masih fokus di MK. Kami fokus memperjuangkan kebenaran. Kami fokus melawan kecurangan," ungkap Andre.


Menanggapi klaim tersebut, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin meminta agar Gerindra tidak merasa GR. TKN mengaku bahwa pihak Jokowi belum bertemu dengan Partai Gerindra. "Jangan dulu kegeeran ya, jangan GR deh. Ketemu saja belum dengan Partai Gerindra, kok sudah merasa ditawari kursi menteri di kabinet," tutur Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, pada Kamis.

Ace lantas menyarankan agar Partai Gerindra bersilaturahmi terlebih dahulu untuk mendinginkan suasana. Terlebih, saat ini juga bertepatan dengan momen Lebaran 2019.

"Lebih baik silaturahmi saja dulu seperti yang dilakukan Pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan Pak Zul (Zulkifli Hasan, Ketum PAN) supaya suasana menjadi adem dan penuh dengan kesejukan di momen seperti lebaran ini," ungkap Ace. "Silaturahmi itu tak harus dimaknai secara politik. Silaturahmi ini, kata ajaran agama, membawa keberkahan. Tak harus dikait-kaitkan ke politik. Biar suasana sejuk dan adem. Rakyat ingin tak perlu ngomong-ngomong Pilpres karena sudah selesai Pilpresnya."

Di sisi lain, AHY memang sempat bersilaturahmi ke Istana Negara dan menemui keluarga Jokowi pada Rabu (5/6). Putra Susilo Bambang Yudhoyono tersebut menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan politik dalam pertemuannya dengan Jokowi. Agenda tersebut merupakan murni silaturahmi antar 2 keluarga saja.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait